Palembang,Focuskini
Sebanyak 544.317 keluarga penerima manfaat (KPM) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerima bantuan pangan beras dari Perum bulog Sumsel dan Bangka Belitung (Babel).
Diketahui, penerima bantuan itu bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dimutakhirkan oleh Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS).
“Jadi, dari 544.317 KPM untuk wilayah Sumsel 505.094 KPM dan Babel 39.223 KPM,” ujar Plt Pemimpin Wilayah Bulog Sumsel Babel Rasiwan pada, Selasa (15/7/2025).
Ia meyebutkan jumlah penerima terbanyak berasal dari Palembang yang mencapai 68.876 penerima. Kemudian Banyuasin sebanyak 46.340 penerima, OKI 45.952 penerima, Muara Enim 43.720 penerima, dan Musi Rawas 41.287 penerima.
Lalu Ogan Ilir 37.461 penerima, Muba 35.380 penerima, OKU Timur 34.306 penerima, Lahat 30.289 penerima, OKU Selatan 24.379 penerima, OKU 23.461 penerima, Lubuklinggau 17.668 penerima, Empat Lawang 15.164 penerima, Muratara 12.225 penerima, PALI 10.604 penerima, Prabumulih 10.056 penerima, dan Pagar Alam 7.926 penerima.
Ia mengatakan jika penerima bantuan akan menerima alokasi untuk 2 bulan periode Juni dan Juli 2025.
“Setiap penerima itu masing-masing mendapatkan 10 kilogram per bulan atau 20 kilogram per 2 bulan. Mudah-mudahan bantuanini bisa membantu dan meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus menjadi upaya pengendalian harga beras karena kecenderungan harganya mulai naik saat ini,” katanya.
Selain itu, ia menyampaikan jika kenaikan harga beras di pasaran dikarenakan panen di Sumsel mulai berkurang dan membuat pasokan turun.
“Meski mulai terjadi penurunan serapan, untuk ketersediaan atau stok beras kita ada 180 ribu ton di gudang. Itu sangat cukup untuk memenuhi SPHP dan bantuan pangan ini,” ungkap dia. (Tia)









