Aneh! Evakuasi Nihil Tim Gabungan Justru Alami Kejadian Ini, Publik Anggap Petunjuk

Pagaralam,Focuskini

Hari kedua evakuasi atau pencarian terhadap Muhammad Azi Sahir, remaja 16 tahun yang dilaporkan hilang akibat tenggelam di kawasan wisata air terjun Besemah Desa Mingkika Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagar Alam masih belum membuahkan hasil.

Namun, ditengah sibuknya tim gabungan yang terdiri dari Basarnas BPBD, Anggota Polri dan relawan melakukan pencarian, kejadian aneh justru mengejutkan proses pencarian.

Pasalnya, seekor kijang liar dikabarkan jatuh dari tebing air terjun, bahkan Kijang tersebut berhasil ditangkap dan dibawah kedarat dan di sembelih oleh tim evakuasi.

Kejadian ini pun viral, karena tak sedikit yang membagikan momen tersebut ke media sosial seperti facebook, instagram dan semacamnya.

Seperti yang dikutip suarapublik.id pada akun facebook dengan user Dumai Viral, nampak proses dimana seekor kijang berukuran besar tersebut diarak mendarat oleh tim evakuasi.

Akan tetapi dalam kolom komentar, publik atau netizen menyayangkan sikap tim evakuasi yang justru asik berswaf fhoto pasca penemuan hal tersebut.

Bahkan tak sedikit yang menilai bahwa itu adalah hal mistis yang mengandung petunjuk terkait pencarian korban yang diduga hanyut.

“KIJANG TUH PETUNJUK BADAH KORBAN YANG BELUM KETEMU KOK INI MALAH DI SEMBLIH,”komentar akun @putra pga.

“Padahal itu petunjuk dimana kijang itu tenggelam insaallah anak itu diketemukan,”ungkap akun @Estik Ary.

“Sebaik e kijang to jgn di sembelih bkne cacak pck,kalu Bae betukar,nga ugha tenggelam nnt maklum lah,( sebaiknya kijang itu jangan di sembelih, bukan sok tau bisa saja tukar dengan korban yang tenggelam, maklum saja),”ujar akun Yhandi II.

Tapi tak sedikit juga yang menganggap bahwa hal itu merupakan rezeki untuk para tim yang sedang melakukan pencarian.

Sebelumnya diberitakan Muhammad Azi Sahir bin Muklis (16), pelajar asal Desa Nendagung, Kota Pagar Alam. Kejadian bermula saat korban bersama teman-temannya berwisata ke Curup Besemah sekitar pukul 11.00 WIB. Namun sekitar pukul 13.00 WIB, korban tenggelam terseret arus deras saat mandi di bawah air terjun.

Teman-teman korban sempat berusaha menolong, namun derasnya arus dan kedalaman pusaran air membuat korban sulit dijangkau.

Mengetahui kejadian tersebut, personel Polsek Dempo Selatan bersama tim BPBD segera menuju lokasi dan melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai di bawah tebing air terjun. Upaya pencarian masih terus dilakukan hingga sore hari dengan melibatkan berbagai unsur.(delta)