Gubernur Sumsel Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Sentuh Pendapatan ASN

Palembang,Focuskini

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan bahwa langkah efisiensi anggaran yang ditempuh Pemerintah Provinsi Sumsel tidak akan berdampak pada pendapatan aparatur sipil negara (ASN).

“ASN adalah penggerak utama roda pemerintahan. Pendapatan mereka tidak akan dipangkas meskipun ada penataan anggaran. Tidak bertambah tidak apa-apa, yang penting tidak dikurangi,” ujar Herman Deru, Kamis (27/11/2025).

Ia menjelaskan penyesuaian anggaran dilakukan menyusul berkurangnya dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Efisiensi difokuskan pada biaya perjalanan dinas, kegiatan seremoni, rapat, hingga kebutuhan alat tulis kantor yang dinilai masih dapat ditekan.

“Yang akan dikurangi itu belanja perjalanan, rapat, termasuk penggunaan alat tulis. Kalau pena bisa dipakai seminggu, tidak perlu setiap hari beli dua. Hal-hal kecil seperti itu yang kami rapikan,” jelasnya.

Ia menegaskan jika tidak dilakukan pemotongan pendapatan ASN karena pertimbangan aspek kesejahteraan.

Menurutnya, kebutuhan hidup ASN tetap harus terjaga agar stabilitas ekonomi keluarga mereka tidak terganggu.

“Kenapa take home pay tidak boleh berkurang? Karena kebutuhan mereka tetap berjalan. Namun tentu ASN juga harus memahami bahwa kondisi sekarang belum memungkinkan untuk ada kenaikan,” tegasnya.

Meski dilakukan efisiensi, sejumlah program pembangunan tetap dipastikan berjalan pada tahun mendatang.

Pemprov Sumsel juga akan berkoordinasi dengan 17 pemerintah kabupaten dan kota untuk memastikan proyek prioritas tetap terlaksana.

“Pembangunan tidak boleh berhenti. Rencana yang sudah disusun harus diteruskan melalui kerja sama dan gotong royong. Program-program yang menyentuh masyarakat tetap kami jalankan,” ucap dia. (Tia)