Bidik 10 Emas, New Generation Taekwondo Sumsel Optimistis Juara Umum Nusa Cup 4

PALEMBANG, FOCUSKINI — Kejuaraan Taekwondo Nusa Cup 4 yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan diprediksi berlangsung sengit. Ajang ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan pemetaan kekuatan atlet taekwondo daerah.

Event tahunan tersebut akan berlangsung selama dua hari, pada 7–8 Februari 2026, dan dipusatkan di GOR Dempo Jakabaring, Palembang. Ratusan atlet dari berbagai klub taekwondo kabupaten dan kota se-Sumsel dipastikan turut ambil bagian.

Di antara klub peserta, New Generation Taekwondo Sumsel menjadi salah satu yang menyatakan kesiapan penuh menghadapi kejuaraan ini. Klub asal Palembang tersebut datang dengan target jelas dan ambisi besar untuk meraih hasil maksimal.

Didukung Dinas Perhubungan (Dishub) Sumsel, New Generation Taekwondo Sumsel menargetkan raihan 10 medali emas sekaligus mengamankan gelar juara umum pada Nusa Cup 4. Target tersebut dinilai realistis melihat persiapan dan kualitas atlet yang dimiliki.

Ketua Pengurus New Generation Taekwondo Sumsel, Gusroni, menilai Nusa Cup 4 memiliki arti penting sebagai ajang evaluasi pembinaan atlet yang selama ini dijalankan secara berkesinambungan.

“Nusa Cup 4 adalah momentum untuk membuktikan kualitas atlet binaan kami. Target 10 emas dan juara umum bukan sekadar ambisi, tetapi lahir dari persiapan yang serius dan terukur,” ujar Gusroni, Kamis (5/2/2026).

Pada kejuaraan tersebut, New Generation Taekwondo Sumsel akan menurunkan sebanyak 22 atlet, terdiri dari 19 atlet kelas prestasi dan tiga atlet kelas pemula. Komposisi ini diharapkan mampu memberi kontribusi maksimal dalam perolehan medali.

Selain itu, klub ini juga mengirimkan atlet yang sebelumnya meraih juara III pada kejuaraan nasional di Jakarta. Pengalaman bertanding di level nasional menjadi modal penting dalam menghadapi ketatnya persaingan antar-klub di Sumsel.

Sementara itu, Pelatih Kepala New Generation Taekwondo Sumsel, Dwi Andrian, memastikan seluruh atlet telah menjalani persiapan intensif menjelang kejuaraan. Porsi latihan pun ditingkatkan secara signifikan.

“Jika sebelumnya latihan dilakukan satu sampai dua kali dalam sepekan, menjelang Nusa Cup ini kami tingkatkan menjadi empat kali seminggu agar kondisi fisik dan mental atlet benar-benar siap,” kata Dwi Andrian, yang juga merupakan salah satu penyeleksi atlet Sumsel untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON).