Empat Rumah di Kelurahan 5 Ulu Hangus Terbakar

Palembang,Focuskini

Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Harapan I Lorong Sederhana, RT 67, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya empat unit rumah dan merusak dua rumah lainnya.

Adapun rumah yang habis terkabar milik, Sumiyati, Sopiyah, Ros, Mael dan yang terdapak milik Heriyanto dan Neli.

Kapolsek Seberang Ulu I Palembang Kompol Heri membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyampaikan bahwa petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Setelah menerima informasi, anggota piket bersama tim langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Api berhasil dipadamkan sekitar 50 menit kemudian dengan bantuan lima unit mobil pemadam kebakaran,” ujarnya.

Berdasarkan hasil olah TKP sementara dan keterangan saksi, api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah milik warga bernama Ros. Kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu atau papan.
“Api pertama kali terlihat dari rumah salah satu korban, kemudian merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Dugaan sementara akibat korsleting listrik,” jelas Kapolsek.

Salah satu warga, Suci, mengaku saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah. Ia baru menyadari adanya kebakaran setelah melihat api sudah membesar dari rumah tetangga.
“Saya langsung teriak ‘kebakaran’ supaya warga keluar semua. Api cepat sekali membesar,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, Suci tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya. “Semua habis, yang tersisa cuma baju di badan dan satu HP,” katanya.

Korban lainnya, Ros (45), mengetahui rumahnya terbakar saat sedang berjualan di pasar. Ia langsung pulang setelah mendapat kabar dari anaknya, namun rumahnya sudah hangus dilalap api.
“Saya cuma bisa lihat rumah sudah habis terbakar, tidak ada yang bisa diselamatkan,” ujarnya dengan sedih.

Heri menambahkan, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, enam kepala keluarga terdampak dan mengalami kerugian material yang hingga kini masih dalam pendataan.

“Saat ini kami masih melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu, pihak PLN telah melakukan pemutusan aliran listrik di lokasi guna mencegah potensi kebakaran susulan.
Petugas kepolisian dan damkar juga masih berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali muncul.

Para korban saat ini terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat dan tetangga sekitar, sambil berharap adanya bantuan dari pemerintah.(kiki)