Palembang,Focuskini
Upaya memperkuat ekosistem usaha yang berdaya saing terus dilakukan PT Pusri Palembang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satunya diwujudkan melalui audiensi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan ke PT Pusri Palembang, Selasa (4/8). Kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, beserta jajaran diterima langsung oleh Direktur Manajemen Risiko Pusri, Budi Mulia Utama Hasibuan.
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dalam memperkuat legalitas usaha dan pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) bagi UMKM binaan Pusri. Melalui sinergi ini, UMKM binaan diharapkan memiliki kepastian hukum, meningkatkan nilai tambah produk, serta semakin kompetitif dalam mengembangkan usahanya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menyampaikan bahwa Kementerian Hukum terus mendorong transformasi UMKM melalui penguatan aspek legalitas usaha. Salah satunya melalui Perseroan Perorangan yang menjadi instrumen bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk memperoleh status badan hukum secara sederhana, cepat, dan terjangkau.
Selain itu, Kemenkum Sumsel juga terus meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual, khususnya pendaftaran merek, sebagai langkah strategis dalam menjaga identitas produk sekaligus meningkatkan daya saing usaha.
Sekretaris Perusahaan Pusri, Indah Irmayani, menyampaikan bahwa Pusri berkomitmen mendukung pengembangan UMKM binaan melalui penguatan kapasitas usaha, termasuk aspek legalitas dan pelindungan Kekayaan Intelektual.
“Kami berharap sinergi dengan Kementerian Hukum Sumatera Selatan ini dapat memberikan manfaat bagi UMKM binaan Pusri agar semakin siap berkembang, memiliki kepastian hukum, dan mampu meningkatkan daya saing produknya,” ujar Indah.
Indah menambahkan, pemberdayaan UMKM merupakan salah satu fokus Pusri dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Melalui berbagai program pembinaan, Pusri terus mendorong UMKM binaan agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta menjalankan usaha secara profesional dan berkelanjutan.
Sinergi bersama Kementerian Hukum Sumatera Selatan ini diharapkan dapat membuka peluang pendampingan yang lebih luas bagi UMKM binaan Pusri, khususnya dalam memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap usaha dan produk yang dihasilkan. Dengan fondasi usaha yang semakin kuat, UMKM diharapkan mampu tumbuh menjadi penggerak ekonomi yang mandiri serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, Pusri dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan berharap dapat terus mendorong lahirnya UMKM yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.(soim)








