Palembang,Focuskini
Terobosan baru dilakukan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sumatera Selatan periode 2025-2030. Di sela-sela pelantikan DPK BKPRMI Kalidoni Palembang, Sabtu (03/10/2026) di Masjid Khairul Amal, Ketua Umum (Ketum) DPW BKPRMI Sumsel, Ustadz Firdaus, SH memberikan materi Bimtek Aplikasi Bisa Ngaji.
Dijelaskan Ustad Firdaus, Aplikasi bernama “Bisa Ngaji” menjadi jawaban atas tantangan dakwah Al-Qur’an di era digital. Aplikasi ini akan mengintegrasikan seluruh TK/TPA dan Rumah Tahfidz binaan BKPRMI yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel.
“Selama ini data santri, guru ngaji, dan laporan perkembangan santri masih manual. Dengan Aplikasi Ngaji ini, semua jadi digital, transparan, dan terpantau langsung oleh DPW dan DPD,” ujar Firdaus.

5 Fitur Unggulan Aplikasi “Bisa Ngaji” BKPRMI Sumsel
1. Absensi & Setoran Hafalan Digital
Ustadz/ustadzah bisa input setoran hafalan santri langsung via HP. Wali santri bisa pantau di rumah.
2. E-Rapor Santri Qur’ani
Nilai Iqro, Tahsin, dan Akhlak otomatis terekap menjadi rapor digital tiap semester.
3. Bank Guru Ngaji
Mendata 3.500 lebih guru ngaji se-Sumsel. Memudahkan penyaluran insentif dan sertifikasi.
4. Peta Dakwah (Maps TPA)
Masyarakat yang ingin mencari TPA terdekat cukup buka peta, lokasi TPA BKPRMI langsung muncul.
5. Info FASI & Kegiatan
Jadwal Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI), Bimtek, dan lomba-lomba update otomatis di aplikasi.
Ditambahkannya, BKPRMI Sumsel menjadi pelopor digitalisasi pendidikan Al-Qur’an di Sumatera. “Sekarang dari HP kita bisa pantau anak-anak mengaji,” ujarnya.
Aplikasi “Bisa Ngaji” ditambahkannya, saat ini sudah bisa diunduh gratis di Play Store dan akan segera hadir di App Store. Seluruh DPD BKPRMI Kabupaten/Kota diwajibkan menginput data TPA nya.Target DPW BKPRMI Sumsel, pada tahun 2026 seluru TK/TPA/LPPTKA binaan sudah masuk dalam satu sistem digital terpadu.(soim)








