Ada Hewan Melata di Menu MBG Untuk Siswa SMK N 2 Kayuagung

‎OKI, Focuskini

Lagi lagi program Presiden Prabowo untuk memenuhi gizi anak Indonesia menuai polemik di masyarakat. Sebuah vidio berdurasi 9 detik, yang memperlihatkan Siswa SMKN 2 Kayuagung menemukan ulat pada sayur dalam satu porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diterimanya mendadak viral di media sosial.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, MBG di sekolah tersebut disalurkan oleh SPPG CV Anugrah Cahaya Indah yang beralamat di Kelurahan Kayuagung.

‎Salah satu siswa SMKN 2 Kayuagung Anisa Rani mengatakan, dirinya dan teman sekelasnya menemukan ulat tersebut di dalam sayur selada pada menu sandwich yang disajikan hari itu.

‎”Ulat itu di dalam tumpukan selada di dalam roti tawar, insiden itu terjadi pada Jum’at (12/9),” katanya saat diwawancarai wartawan, Rabu (17/9).

‎Hal senada disampaikan, Plt Kepala SMKN 2 Kayuagung Dian Nurdianto yang membenarkan kejadian tersebut. Selaku penerima manfaat, pihaknya sangat menyayangkan kelalaian dapur yang mungkin tidak melakukan penyortiran bahan baku dengan teliti, sehingga ulat lolos dan masuk ke dalam makanan.

Diungkapkannya, ketika jam istirahat berlangsung, sontak siswa yang menemukan sempat histeris melihat ulat di dalam menu sandwich itu.

Ia pun berharap, dengan ditemukannya ulat di dalam makanan tersebut pihak penyedia catering dapat lebih meningkatkan pengawasan terhadap makanan yang akan diberikan kepada siswa.

‎”Kami minta pihak dapur atau penyedia makanan bergizi untuk meningkatkan standar kebersihan dan penyortiran bahan baku karna ini penting untuk menjamin  kualitas penyajiannya,” tandasnya.

Sementara itu usai rapat kordinasi MBG di kantor Pemkab OKI, Sekertaris daerah (Sekda) Asmar Wijaya di dampingi ketua satgas MBG HM Lubis ,menjelaskan terkait adanya kejadian keracunan makanan terhadap puluhan siswa di kecamatan Pedamaran kab OKI mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima jika bakteri E Coli yang terdeteksi pada kedua menu itu bersumber dari beberapa item.

Biasanya karena air yang tidak matang, daging yang tidak matang, dan perilaku penjamah makanan yang tidak bersih karena tidak mencuci tangan setelah buang air besar,” ungkapnya.

Saat disinggung, mengenai kejadian pembagian MBG di SMKN 2 Kayuagung dirinya mengatakan belum mengetahui hal tersebut dan baru mendengar ini dari rekan media.

” Saya baru tahu ini ada kejadian , nanti pihak satgas akan kelapangan untuk memastikan dan memangil pihak SATUAN PELAYANAN PEMENUHAN GIZI (sppg) yang terkaittegasnya.

Dirinya juga mengajak rekan-rekan Media untuk membantu ,mengasai, serta berkoordinasi kepada satgas mengawal dan mensukseskan program MBG yang di gagas bapak Presiden Prabowo Subianto ini. (Hendra)