Palembang,Focuskini
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memastikan jalur Tol Kayu Agung siap dioperasikan secara optimal untuk arus mudik Lebaran 2026 setelah rampungnya perbaikan teknis pada lahan gambut dan pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 30 persen bagi pengguna jalan.
Perbaikan permanen dilakukan dengan menanam 3.000 titik cerucuk sedalam 29 meter guna menyentuh lapisan tanah keras, sehingga tekstur jalan yang sebelumnya dikeluhkan bergelombang kini menjadi stabil dan mulus.
Selain kesiapan fisik, pemerintah daerah memproyeksikan puncak kepadatan akan terjadi pada 18 April mendatang dengan volume kendaraan mencapai 21.000 unit.
“Masalah jalan di Kayu Agung yang selama ini dikeluhkan kini terjawab dengan pembangunan menggunakan 3.000 titik cerucuk sedalam 29 meter. Langkah ini harus diambil karena kondisi lahan merupakan kubah gambut, sehingga tiang pancang harus mencapai kedalaman tersebut agar menyentuh tanah keras,” jelas Herman Deru, Selasa (10/3/2026).
Menanggapi aspirasi masyarakat di media sosial, Gubernur juga mengonfirmasi adanya potongan harga tarif tol yang akan berlaku secara otomatis mulai H-7 hingga H+7 Lebaran.
Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan biaya perjalanan masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.
“Diskon 30 persen ini berlaku otomatis tanpa syarat tambahan agar pengguna jalan tidak bingung. Ini adalah respons kami atas aspirasi warganet yang menginginkan adanya pengurangan tarif tol selama masa mudik,” tambahnya.
Herman Deru berharap, dengan infrastruktur yang lebih nyaman dan biaya yang lebih terjangkau, para pemudik dapat mengalokasikan pengeluaran mereka untuk berbelanja di daerah, sehingga mampu memutar roda ekonomi lokal.
“Diharapkan pemudik merasa nyaman saat pulang ke dusun maupun saat kembali, sehingga mereka bisa lebih banyak berbelanja di daerah. Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi lonjakan 21.000 kendaraan di puncak arus nanti,” tutupnya. (Tia)










