Palembang, Focuskini
Bank Sumsel Babel kembali mengambil langkah strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan aset melalui pelaksanaan Lelang Serentak II Tahun 2026.
Program yang menjadi bagian dari inisiatif “LeGO Aset” tersebut merupakan salah satu upaya Bank Sumsel Babel untuk memastikan pengelolaan aset berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, serta mampu memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan masyarakat.
Lelang Serentak II Tahun 2026 akan dilaksanakan melalui sinergi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di tiga wilayah, yakni KPKNL Lahat pada 16 September 2026, KPKNL Palembang pada 28 September 2026, dan KPKNL Pangkalpinang pada 30 September 2026.
Dalam pelaksanaan kali ini, Bank Sumsel Babel menawarkan sebanyak 61 objek agunan dengan total nilai limit sekitar Rp30 miliar. Berbagai objek tersebut tersebar di wilayah operasional Bank Sumsel Babel dan ditawarkan kepada masyarakat melalui mekanisme lelang resmi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pelaksanaan Lelang Serentak ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Bank Sumsel Babel dalam melakukan optimalisasi dan penyelesaian aset secara terukur, sekaligus memperkuat kualitas pengelolaan aset Perseroan.
Dalam pelaksanaan Lelang Serentak II Tahun 2026, aspek transparansi dan kepatuhan terhadap ketentuan menjadi bagian penting yang menjadi perhatian Bank Sumsel Babel.
Pelaksanaan lelang dilakukan melalui mekanisme resmi bersama KPKNL sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan lelang. Dengan mekanisme tersebut, masyarakat dan calon peserta lelang memperoleh akses terhadap informasi objek lelang serta tata cara2 keikutsertaan secara lebih terbuka.
Direktur Keuangan Bank Sumsel Babel, Amrul Muslimin, didampingi Pemimpin Divisi Manajemen Aset Khusus Bank Sumsel Babel, Ahmad Azhari, menyampaikan bahwa pelaksanaan Lelang Serentak II Tahun 2026 merupakan bentuk komitmen Perseroan dalam melakukan pengelolaan aset secara profesional sekaligus memberikan akses informasi yang lebih luas kepada masyarakat.
“Lelang Serentak II Tahun 2026 merupakan bagian dari komitmen Bank Sumsel Babel untuk terus melakukan optimalisasi aset secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat dan dunia usaha untuk memperoleh aset melalui mekanisme lelang resmi,” ujar Amrul Muslimin.
Ia menambahkan, penyelenggaraan lelang secara serentak juga diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi kepada calon peserta lelang, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh informasi mengenai keberadaan objek lelang, tetapi juga memahami proses dan mekanisme untuk mengikutinya.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.
“Kami berharap informasi mengenai objek lelang dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Dengan informasi yang terbuka, calon peserta dapat mempelajari objek yang diminati, memahami persyaratan dan mengikuti proses lelang sesuai prosedur yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Sebanyak 61 objek agunan yang ditawarkan dalam Lelang Serentak II Tahun 2026 memberikan pilihan bagi masyarakat maupun dunia usaha yang sedang mencari aset untuk berbagai kebutuhan.
Informasi mengenai objek lelang, termasuk lokasi, karakteristik aset, nilai limit dan informasi pendukung lainnya, dapat dilihat melalui
E-Katalog Lelang Serentak II Tahun 2026:
– https://banksumselbabel.com/id/auction
Dengan semangat “LeGO Aset”, Bank Sumsel Babel terus mendorong agar aset tidak berhenti sebagai bagian dari portofolio, tetapi dapat kembali memberikan manfaat dan bergerak menjadi aktivitas ekonomi yang produktif.(soim)











