Pagaralam,Focuskini
Tidak banyak yang menduga,Ditangan dingin Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kota Pagar Alam,Taman Apung yang terletak tak jauh dari Alun-alun utara Kota Pagar Alam kini wajahnya mulai berubah.
Tak hanya sekadar tempat nongkrong dan wisata selfie anak muda,taman yang dulu terkesan kumuh dan tak tertata itu kini menjelma menjadi sentra perekonomian rakyat dan menjadi salah satu lumbung baru Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pagar Alam.
Pantauan di lapangan, puluhan booth atau lapak jualan berjejer rapi dengan desain yang instagramable. Mayoritas pemiliknya adalah generasi Z dan milenial Pagar Alam. Mereka menjajakan berbagai produk, mulai dari kuliner kekinian seperti kopi susu, seblak, dimsum, burger, hingga produk industri kreatif seperti craft dan fashion.
Tak tanggung-tanggung, Pemkot juga memanjakan mereka. Para pelaku UMKM difasilitasi lampu penerangan temaram yang estetik sehingga bisa berjualan hingga larut malam, plus lahan parkir yang luas dan sanitasi umum yang bersih.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Pagar Alam, Ahmad Ali Ramadan, mengungkapkan rahasia di balik transformasi ini.
“Ide ini bermula dari keprihatinan kita melihat Taman Apung yang kurang tertata. Daripada kumuh, kenapa tidak kita percantik dan kita berikan ruang kepada anak muda Pagar Alam untuk berusaha,” ungkapnya
Ia mengatakan, Strategi jemput bola pun dilakukan. Pihaknya tidak menunggu, tapi aktif menawarkan para pedagang kaki lima yang sebelumnya mangkal di pinggir jalan untuk hijrah ke Taman Apung. Mereka kemudian diminta mengajak teman-teman lain yang punya niat usaha dan hasilnya pun luar biasa.
“Alhamdulillah, saat ini sudah lebih dari 50 booth yang aktif. Semua anak muda. Perputaran uangnya luar biasa setiap malam, apalagi weekend,” jelasnya.
Dikatakanya, tujuan utamanya bukan cuma soal PAD. Ini adalah gerakan besar menumbuhkan mental wirausaha dan menekan angka pengangguran terbuka di Kota Pagar Alam.
“Target kita jelas. Pertama, anak muda punya penghasilan sendiri, tidak menganggur. Kedua, kawasan kota jadi lebih rapi, indah, dan tertata. Ketiga, tentu ini akan menjadi support PAD dari sektor retribusi dan parkir,” pungkasnya.
Kini, Taman Apung bukan lagi sekadar taman. Ia adalah bukti nyata bahwa ketika pemerintah memberi panggung, anak muda Pagar Alam siap menjadi pemain utama ekonomi kreatif. (soim)














