Curah Hujan Tinggi, Kota Palembang Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Palembang,Focuskini

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meminta Kota Palembang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir seiring ancaman bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan berintensitas tinggi yang dipengaruhi pergerakan badai siklon di wilayah Indonesia.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan Palembang menjadi salah satu daerah yang perlu mendapat perhatian khusus karena adanya tren kenaikan permukaan air Sungai Musi yang dipicu pasangnya air laut.

“Palembang ini menjadi perhatian karena laporan BMKG menunjukkan adanya kenaikan permukaan Sungai Musi akibat air laut pasang,” ujar Deru, Kamis (25/12/2025).

Ia menjelaskan kondisi tersebut berisiko menimbulkan genangan hingga banjir apabila terjadi bersamaan dengan curah hujan tinggi, terutama di kawasan perkotaan yang padat penduduk.

“Jika kenaikan air sungai ini ditambah hujan lebat, maka potensi genangan besar di Palembang cukup tinggi karena daya tampung sungai menjadi terbatas,” jelasnya.

Meski demikian, Deru menyebut hingga saat ini genangan air di sejumlah titik di Palembang masih dapat diatasi dengan cepat dan tidak berlangsung lama.

“Sejauh ini penanganan genangan di Palembang berjalan baik, air tidak lama tergenang,” katanya.

Namun, ia tetap mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat agar tidak lengah. Pemantauan informasi cuaca secara berkala serta kesiapan infrastruktur dinilai menjadi kunci dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Selain itu, masyarakat juga diminta berperan aktif menjaga kebersihan drainase untuk memperlancar aliran air saat hujan turun.

“Minimal saluran air harus bersih. Informasi dari BMKG juga harus terus dipantau agar kita bisa bersiap sejak dini,” pungkasnya. (Tia)