Sekayu,Focuskini
BRI Kantor Cabang Sekayu terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Musi Banyuasin. Program ini menjadi salah satu upaya nyata BRI untuk menghadirkan akses pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan tepat sasaran hingga ke pelosok desa.
Melalui jaringan kantor unit yang tersebar di berbagai kecamatan, BRI Cabang Sekayu aktif menjangkau pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mulai dari pedagang, petani, peternak, hingga pelaku usaha rumahan yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.
Pemimpin Cabang BRI Sekayu, mengatakan bahwa KUR bukan sekadar fasilitas pinjaman, melainkan instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat agar usaha yang dijalankan mampu tumbuh secara berkelanjutan.
“BRI berkomitmen menghadirkan pembiayaan yang mudah diakses oleh masyarakat produktif. Melalui KUR, kami ingin membantu pelaku usaha di Musi Banyuasin memperoleh modal kerja maupun investasi sehingga usahanya semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Selain menyalurkan pembiayaan, BRI Cabang Sekayu juga memberikan pendampingan dan edukasi kepada calon debitur mengenai pengelolaan keuangan usaha, penggunaan kredit secara produktif, serta pemanfaatan layanan digital BRI untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan UMKM yang lebih tangguh dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.
Kehadiran KUR BRI telah memberikan kesempatan bagi banyak pelaku usaha di desa untuk memperluas kapasitas produksi, menambah stok dagangan, membeli peralatan usaha, hingga membuka lapangan pekerjaan baru di lingkungan sekitarnya. Dengan akses modal yang semakin luas, roda perekonomian desa pun terus bergerak dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
BRI Sekayu akan terus memperluas jangkauan penyaluran KUR di seluruh wilayah Musi Banyuasin sebagai bagian dari komitmen BRI dalam mendorong UMKM naik kelas dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.(soim)











