Diganjar Penghargaan, Rektor Sebut UM Palembang Harus Jadi Motor Penggerak Perubahan Sosial

Palembang,Focuskini

Universitas Muhammadiyah Palembang menerima penghargaan nasional dari Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) karena dianggap berkontribusi dalam memperkuat gerakan dakwah dan pemberdayaan ditengah masyarakat Sumatera Selatan.

Rektor UM Palembang Prof Dr Abid Djazuli SE MM mengatakan, penghargaan yang diberikan langsung
oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir M Si itu sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi nyata UM Palembang dalam memperkuat gerakan dakwah di tingkat akar rumput, khususnya melalui dukungan terhadap pengembangan cabang, ranting, dan Masjid Muhammadiyah di berbagai daerah di Sumsel.

Abid Djazuli menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan terhadap institusi, tetapi juga hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika UM Palembang yang terus berkomitmen menjaga semangat dakwah dan pengabdian.

“Penghargaan ini milik kita semua, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni yang selama ini aktif berkolaborasi dalam menggerakkan dakwah Muhammadiyah di tingkat akar rumput. Universitas tidak boleh berhenti pada fungsi akademik semata, tetapi harus hadir memperkuat basis jamaah melalui cabang, ranting, dan masjid Muhammadiyah,” ujar Prof Abid, Senin 24 November 2025.

Ditambahkannya, keberadaan Universitas Muhammadiyah harus menjadi motor penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat, bukan hanya melalui pendidikan dan riset, tetapi juga penguatan ideologi dan pemberdayaan umat.

“Dalam beberapa tahun terakhir, UM Palembang memang menunjukkan perhatian besar terhadap penguatan jaringan dakwah dan pemberdayaan di tingkat cabang dan ranting. Melalui kerja sama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah di Sumatera Selatan, universitas ini aktif mengirim dosen dan mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Bakti Sosial Fakultas Kedokteran, pelatihan manajemen dakwah, serta pendampingan kegiatan keagamaan dan sosial,” katanya.

Terpisah, diterangkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen kampus Muhammadiyah dalam membangun sinergi dakwah dan pendidikan.

“Universitas Muhammadiyah bukan hanya lembaga akademik, tetapi juga pusat gerakan dakwah dan pemberdayaan umat. UM Palembang telah menunjukkan peran konkret dalam memperkuat cabang, ranting, dan masjid sebagai basis dakwah persyarikatan. Ini sejalan dengan semangat Islam Berkemajuan yang menjadi napas perjuangan Muhammadiyah,” ujar Prof. Haedar.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan gerakan dakwah di akar rumput agar Muhammadiyah tetap kuat dan relevan di tengah dinamika zaman.

“Kampus harus terus membumikan nilai-nilai Islam Berkemajuan. Jangan hanya fokus pada prestasi akademik, tapi juga memastikan kehadiran nyata dalam kehidupan umat,” tambahnya.

Sekedar informasi, penganugerahan ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan rapat kerja nasional LPCRPM pimpinan pusat muhammadiyah yang mengusung tema menguatkan sinergi, memperkuat peran serta memajukan dakwah dengan dihadiri pimpinan PTMA se-Indonesia, para rektor, dan jajaran pimpinan LPCRPM tingkat Wilayah Muhammadiyah hingga unsur pleno pimpinan pusat muhammadiyah. (den)