Palembang,Focuskini
Penghargaan Adiwiyata bukan sekadar simbol prestasi, melainkan bukti nyata komitmen sekolah dalam mewujudkan gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Melalui program ini, sekolah diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menanamkan kesadaran dan tindakan nyata menjaga kelestarian lingkungan di kalangan generasi muda.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Palembang, Dr. Alhadi Yan Putra, S.E., S.Sos., M.Si.,mengatakan bahwa pendidikan lingkungan memiliki peran yang sangat penting di tengah meningkatnya tantangan pengelolaan lingkungan hidup saat ini.
Ia menilai, sekolah bukan hanya tempat untuk menimba ilmu akademik, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan nilai-nilai kepedulian terhadap alam.
“Pendidikan lingkungan tidak hanya sebatas memberikan pengetahuan tentang isu-isu lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran, sikap peduli, keterampilan, serta perilaku nyata dalam menjaga lingkungan,” ujar Alhadi, Senin (10/11/2025).
Menurutnya, dengan membekali siswa dengan pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya menjaga lingkungan, sekolah dapat melahirkan kader Adiwiyata,generasi muda yang menjadi agen perubahan menuju masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.
“Melalui program Adiwiyata, kami ingin menanamkan nilai cinta lingkungan sejak dini. Para siswa diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku aktif dalam setiap kegiatan pelestarian lingkungan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Alhadi menjelaskan bahwa pendidikan lingkungan hidup di sekolah harus dilaksanakan secara berkelanjutan, baik melalui kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, maupun budaya sehari-hari di sekolah. Sekolah, katanya, berperan penting dalam membentuk perilaku positif dan karakter peduli lingkungan.
“Semakin dini kita menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, semakin besar peluang kita untuk menciptakan dunia yang lebih baik serta lingkungan yang lestari,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program Adiwiyata mampu mendorong kolaborasi lintas pihak antara sekolah, guru, siswa, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan nyaman.
“Gerakan ini harus menjadi budaya. Bila sekolah terbiasa menjaga lingkungan, nilai-nilai itu akan terbawa hingga ke rumah dan masyarakat. Dari sinilah perubahan besar dimulai,” kata Alhadi.
Dinas Pendidikan Kota Palembang berkomitmen untuk terus mendukung dan memperluas penerapan program Adiwiyata di seluruh satuan pendidikan. Selain memberikan pembinaan, Disdik juga akan mendorong sekolah untuk berinovasi dalam menciptakan program lingkungan yang kreatif dan berkelanjutan.
“Tujuan akhir dari program ini bukan sekadar meraih penghargaan, melainkan menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.(has)








