Disdik Sumsel Tegaskan PKL Siswa SMK Tetap Berjalan Selama Ramadhan

Palembang,Focuskini

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan menegaskan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tetap dilaksanakan menjelang hingga memasuki bulan suci Ramadhan.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan proses pembelajaran vokasi tidak terhenti sekaligus menjaga kualitas lulusan SMK agar tetap kompeten dan siap kerja.

Kasi Kurikulum SMK Disdik Sumsel
Lis Parida, S.T.,M.Pd.. mengatakan, siswa SMK yang masih berstatus aktif tetap menjalani PKL sesuai jadwal yang telah ditetapkan, baik yang dilaksanakan di lingkungan sekolah, instansi pemerintah, maupun di perusahaan mitra dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Menurutnya, PKL merupakan bagian penting dalam pembelajaran vokasi yang tidak bisa ditunda hanya karena perubahan kalender akademik atau momen keagamaan.

“PKL tetap berjalan menjelang Ramadhan. Pelaksanaannya disesuaikan dengan lokasi siswa PKL, baik di sekolah, instansi pemerintah, maupun di dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan PKL juga menyesuaikan dengan kurikulum yang diterapkan pada masing-masing jenjang pendidikan. Untuk SMK yang masih menggunakan Kurikulum 2013 (K-13), kegiatan PKL umumnya dilaksanakan pada kelas XI.

Sementara itu, bagi siswa kelas XII yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka, PKL dilaksanakan pada fase akhir pembelajaran sebagai bagian dari penguatan kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja setelah lulus.

“Perbedaan kurikulum tentu memengaruhi pola dan waktu pelaksanaan PKL. Namun substansinya tetap sama, yakni memberikan pengalaman kerja nyata kepada siswa sesuai dengan bidang keahliannya,” katanya.

Ia menambahkan,menjelang bulan puasa, Disdik Sumsel juga memberikan ruang fleksibilitas terkait jam pelaksanaan PKL. Penyesuaian waktu tersebut dilakukan berdasarkan kebijakan sekolah serta kesepakatan dengan pihak tempat PKL, tanpa mengabaikan target pembelajaran yang harus dicapai siswa.

Penyesuaian jam ini, lanjutnya, bertujuan agar siswa tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik, sekaligus menjaga kedisiplinan, etos kerja, dan tanggung jawab selama menjalani PKL. Disdik Sumsel memastikan fleksibilitas tersebut tidak akan mengurangi kualitas pembelajaran praktik maupun penilaian kompetensi siswa.

“Fleksibilitas waktu tidak berarti menurunkan standar. Justru kami ingin siswa tetap produktif, berdisiplin, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang sesungguhnya,” tegasnya.

Disdik Sumsel berharap, melalui pelaksanaan PKL yang konsisten dan adaptif, lulusan SMK di Sumatera Selatan memiliki daya saing yang kuat, tidak hanya dari sisi keterampilan teknis, tetapi juga sikap kerja dan kesiapan mental menghadapi dunia kerja yang dinamis.

“PKL menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Karena itu, kualitasnya harus tetap dijaga, termasuk di bulan Ramadhan,” pungkasnya.(hasan)