Banyuasin,Focuskini
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru meminta Kementerian Pertanian dan instansi terkait untuk segera merampungkan proses administrasi status lahan cetak sawah baru di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, guna mempercepat masa tanam petani.
“Saya berharap pemerintah pusat dapat membantu percepatan status lahan di Sumsel agar kendala administrasi tidak menghambat para petani untuk segera menanam bibit padi di lahan yang telah siap,” ujar Deru dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (28/3/2026).
Deru mengatakan kepastian legalitas lahan sangat krusial agar para penyuluh dan petani memiliki ketenangan dalam mengelola aset produktif tersebut.
Menurutnya, kontribusi Banyuasin sebagai kabupaten dengan peningkatan produksi pangan tertinggi sangat vital dalam mempertahankan posisi Sumsel di peringkat ketiga produsen pangan nasional.
Senada dengan hal itu, Staf Ahli Menteri Pertanian RI, Ali Jamil menuturkan jika program cetak sawah ini merupakan agenda prioritas yang harus dituntaskan paling lambat 31 Maret 2026.
Pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan penanaman serentak begitu lahan dinyatakan siap secara teknis maupun administratif.
“Sumsel adalah daerah yang sangat diandalkan Menteri Pertanian. Program ini bertujuan meningkatkan hasil produksi pangan guna memenuhi kebutuhan nasional dan mewujudkan kemandirian pangan Indonesia,” imbuhnya.
Deru juga menginstruksikan para Pejabat Utama (PJU) tingkat provinsi dan daerah untuk terus mendampingi petani di lapangan.
Sinergi antara pusat dan daerah diharapkan mampu memutus rantai birokrasi yang selama ini dinilai memperlambat distribusi bibit dan pemanfaatan lahan baru.
“Kita harus membangun semangat para petani agar lahan yang baru dibangun ini langsung produktif. Administrasi yang tuntas adalah kunci agar target kemandirian pangan kita tercapai tepat waktu,” ucap dia. (Tia)














