DPR-RI Puji Kualitas Beras Lama Bulog Sumsel, Minta Percepat Distribusi Jelang Panen Raya

Palembang,Focuskini

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman mengapresiasi manajemen perawatan stok di Gudang Bulog Sukamaju, Palembang, karena mampu menjaga kualitas beras pengadaan tahun 2025 tetap prima meski telah disimpan selama hampir satu tahun.

Alex meminta Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel segera mendistribusikan stok lama tersebut guna mengosongkan ruang gudang untuk menyerap hasil panen petani yang saat ini mulai berlangsung di berbagai wilayah. Hal ini penting agar kapasitas gudang tetap tersedia untuk menampung serapan gabah dan beras baru.

“Kami melihat Bulog telaten dalam merawat dan menjaga kualitas beras. Tadi kita temukan produksi Maret (2025) masih ada, artinya sudah hampir satu tahun namun kondisinya masih sangat bagus. Kami mendorong Bapanas dan Bulog menyusun langkah agar beras yang usianya menjelang satu tahun segera didistribusikan,” ujar Alex Indra Lukman saat diwawancarai, Selasa (24/2/2026).

Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, merespons positif arahan tersebut dengan memaparkan strategi penguatan stok nasional.

Ia menjelaskan bahwa Bulog menargetkan serapan 4 juta ton gabah/beras tahun ini dan akan menyalurkan berbagai program cadangan pangan, termasuk 720 ribu ton beras bantuan pangan dan 1,5 juta ton beras SPHP untuk menjaga stabilitas harga.

“Kehadiran Komisi IV DPR RI menjadi penguatan bagi kami untuk terus memastikan stok tersedia dan distribusi berjalan lancar, terutama pada saat Ramadan dan Idul Fitri,” jelasnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumsel Babel, Mersy Windrayani memastikan ketahanan pangan di wilayahnya sangat aman dengan stok mencapai 79 ribu ton yang diprediksi mencukupi hingga enam bulan ke depan.

Untuk wilayah Sumsel, pihaknya telah menyiapkan alokasi 20 ribu ton beras yang akan disalurkan kepada 505 ribu keluarga penerima manfaat (KPM).

“Total alokasi bantuan pangan ini akan mengurangi stok di gudang. Selain itu, penyerapan hasil panen petani di berbagai wilayah masih terus dilakukan, jadi stok akan tetap terjaga dan tersedia untuk kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (Tia)