Fasilitas Umum Turut Terendam, BPBD Siagakan Tim TRC Antisipasi Banjir Susulan di Muara Enim

Muara Enim,Focuskini

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) di empat kecamatan terdampak banjir di Kabupaten Muara Enim guna mengantisipasi ancaman banjir susulan setelah dua sekolah dasar, kantor desa, dan musala dilaporkan ikut terendam luapan air.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menyampaikan jika curah hujan ekstrem menjadi pemicu utama meluapnya air sungai ke pemukiman di Kecamatan Gunung Megang, Benakat, Rambang, dan Lubai Ulu. Berdasarkan pendataan terkini, ribuan rumah warga tergenang dengan ketinggian air mencapai setengah meter.

“Iya ada empat kecamatan yang terdampak banjir di Muara Enim, di Gunung Megang, Benakat, Rambang, dan Lubai Ulu. Terdata ada sekitar 4.466 KK yang terdampak banjir,” ujar Sudirman, Rabu (4/2/2026).

Selain melakukan evakuasi terhadap warga, petugas gabungan kini fokus melakukan kaji cepat dan mendirikan posko darurat di titik-titik krusial.

Keberadaan fasilitas umum yang terdampak menjadi perhatian khusus agar pelayanan publik dan kegiatan belajar mengajar dapat segera dicarikan solusi sementara.

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air naik dan menggenangi rumah warga. Kami bersama Tim TRC BPBD langsung melakukan evakuasi, kaji cepat, serta mendirikan posko bencana di beberapa desa terdampak,” katanya.

Pemantauan intensif terus dilakukan mengingat cuaca di wilayah Sumatera Selatan masih menunjukkan potensi hujan tinggi.

Pihak BPBD menegaskan bahwa seluruh personel akan tetap berada di lokasi hingga kondisi air dinyatakan benar-benar surut dan aman bagi aktivitas warga.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat. Tim masih siaga di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan,” imbuhnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap kooperatif mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah dengan elevasi tanah rendah yang rentan terhadap genangan air cepat. (Tia)