Banyuasin,Focuskini
Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan resmi memulai agenda hilirisasi sektor perkebunan melalui pembangunan pabrik pengolahan kelapa menjadi bahan baku bioavtur senilai Rp310 miliar guna memperkuat struktur industri energi terbarukan di wilayah tersebut.
Proyek strategis hasil kolaborasi dengan investor Jepang ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan pabrik Coconut Crude Oil (CCO) milik PT Green Power Palembang di Kabupaten Banyuasin.
Fasilitas manufaktur ini diproyeksikan menjadi pusat pengolahan komoditas kelapa lokal menjadi energi hijau untuk memenuhi permintaan maskapai penerbangan internasional.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan bahwa pembangunan pabrik ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengonversi produk perkebunan mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi.
“Ini menandai komitmen Sumsel mempercepat peralihan dari energi fosil ke energi terbarukan. Bioavtur ini dibutuhkan maskapai penerbangan dunia sebagai campuran bahan bakar pesawat. Artinya, kita harus siap dengan pasokan kelapa yang memadai,” ujar Deru, Kamis (29/1/2026).
Presiden Direktur Green Power Palembang, Emi Sekiya menjelaskan bahwa pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 3 hektare ini memiliki kapasitas produksi hingga 100 ton per hari.
Proyek ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada April 2027 dan menyerap ratusan tenaga kerja lokal.
“Pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi hingga 30.000 ton per tahun atau sekitar 100 ton per hari. Total nilai investasi proyek ini mencapai Rp310 miliar dan ditargetkan mampu menyerap sekitar 500 tenaga kerja,” jelasnya.
Ketua Umum Indonesia Japan Business Network, Suyoto Rais menambahkan bahwa keberlanjutan operasional pabrik akan didukung oleh luasnya perkebunan kelapa di Banyuasin yang mencapai 101.641 hektare.
Pihaknya optimistis proyek ini akan berjalan lancar seiring dengan ketersediaan infrastruktur dan pasokan bahan baku yang memadai di lokasi tersebut.
“Dengan infrastruktur jalan yang baik dan pasokan bahan baku cukup, kami optimistis proyek ini berjalan lancar,” pungkasnya. (Tia)










