Palembang,Focuskini
Kopi robusta asal Pagaralam kini resmi merambah pasar Sydney, Australia, setelah Badan Karantina Indonesia melalui Satuan Pelayanan Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan sertifikasi ketat untuk menjamin komoditas tersebut bebas dari hama karantina global.
Sebanyak 8,8 ton kopi telah mengantongi Phytosanitary Certificate setelah melewati uji laboratorium intensif guna memenuhi standar biosekuriti Australia yang dikenal sangat ketat.
Fokus pemeriksaan difokuskan pada pembebasan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), khususnya spesies Trogoderma spp, yang menjadi persyaratan mutlak untuk menembus pasar Benua Kanguru tersebut.
Kepala Karantina Sumatera Selatan, Sri Endah Ekandari, menegaskan bahwa kepastian hasil uji laboratorium adalah kunci utama dalam menjaga reputasi produk perkebunan Indonesia di kancah internasional.
“Karantina Sumsel memastikan setiap komoditas ekspor memenuhi persyaratan teknis negara tujuan. Jaminan kesehatan ini penting untuk menjaga kepercayaan pasar internasional terhadap produk Indonesia,” jelas Sri Endah pada Selasa (27/1/2026).
Menurut Endah, keberhasilan ekspor ini bukan sekadar pengiriman barang, melainkan pembuktian bahwa kualitas kopi petani Pagaralam mampu bersaing dengan standar kualitas dunia.
Dukungan pengawasan dari hulu ke hilir disebut sebagai faktor penentu agar produk lokal tidak ditolak saat tiba di negara tujuan.
“Melalui ekspor kopi robusta ke Australia ini, Karantina Sumsel berkomitmen terus mendukung pelaku usaha dan petani dalam memperluas akses pasar internasional,” tambahnya.
Langkah akselerasi ekspor ini diharapkan menjadi stimulus bagi peningkatan ekonomi daerah dan memotivasi petani kopi di Sumatera Selatan untuk terus meningkatkan standar budidaya mereka.
Endah optimistis bahwa sertifikasi yang konsisten akan berdampak langsung pada kesejahteraan petani lokal.
“Diharapkan keberhasilan ini dapat mendorong peningkatan nilai tambah, kesejahteraan petani kopi, serta kontribusi positif terhadap perekonomian daerah Sumatera Selatan,” pungkasnya.(adetia)








