Plaju, Focuskini
PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju terus memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dengan mendorong keterlibatan aktif perusahaan kontraktor dan vendor dalam menjaga keselamatan kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Strong Commitment Vendor Safety Leadership Program (SLP) 4.0 Tahun 2026, yang berlangsung pada 12–13 Oktober 2026.
Program ini dilaksanakan dalam dua batch dengan sasaran menjangkau 60 perusahaan kontraktor dan vendor yang mendukung kegiatan operasional Kilang Plaju. Pada pelaksanaan batch pertama, kegiatan diikuti oleh 16 peserta yang merupakan perwakilan perusahaan kontraktor dan vendor.
SLP 4.0 bertujuan memperkuat komitmen pimpinan perusahaan kontraktor dalam menerapkan HSSE, sekaligus meningkatkan peran aktif manajemen dalam memastikan standar keselamatan dijalankan secara konsisten di lapangan.
Executive General Manager RU Plaju, Khabibullah Khanafie, menyampaikan bahwa program ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan penguatan kepemimpinan keselamatan, khususnya dalam pelaksanaan pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak kerja di lingkungan kilang.
“Seluruh aktivitas operasional kilang sangat bergantung pada peran aktif para kontraktor. Karena itu, komitmen terhadap keselamatan harus dimulai dari kepemimpinan manajemen kontraktor itu sendiri,” ujar Khanafie.
Menurutnya, penerapan budaya HSSE tidak cukup hanya melalui komitmen tertulis, tetapi harus diwujudkan melalui pelaksanaan HSSE Plan secara konsisten serta pengawasan langsung terhadap pekerjaan di lapangan.
“HSSE Plan adalah bentuk komitmen. Program yang dibuat tanpa dieksekusi di lapangan akan sia-sia. Karena itu, kami mengajak seluruh kontraktor untuk turun langsung memastikan pekerjaan berjalan dengan baik, aman, dan sesuai prosedur,” jelasnya.
Melalui SLP 4.0, Kilang Plaju berharap keterlibatan 60 perusahaan kontraktor dan vendor dapat memperkuat budaya keselamatan, menekan risiko kecelakaan kerja, serta meningkatkan kepatuhan terhadap standar HSSE. Dengan demikian, keselamatan menjadi tanggung jawab bersama dalam mendukung operasional kilang yang aman dan andal.








