Libur Panjang, TU Diminta Siaga dan Tetap Melayani

Palembang,Focuskini

Menjelang masa libur panjang, jajaran staf Tata Usaha (TU) di sekolah maupun instansi pemerintah mulai mempercepat penyelesaian berbagai pekerjaan administratif.Tidak hanya berfokus pada pengelolaan dokumen, persiapan liburan juga menyangkut penataan jadwal piket dan penguatan sistem keamanan kantor.Upaya ini dilakukan agar pelayanan publik tetap berjalan efektif meskipun sebagian besar pegawai sedang menikmati masa cuti.

Kepala Kepegawaian Dinas Pendidikan Kota Palembang Amirul Insan,S.Pd.,M.M.,menegaskan bahwa periode menjelang libur panjang selalu menjadi momen krusial bagi staf TU,terutama mereka yang bertugas di satuan pendidikan.

“Kami meminta seluruh Kaur TU memastikan tugas administrasi yang tertunda segera diselesaikan. Mulai dari pelaporan, surat-menyurat,hingga urusan kepegawaian yang berkaitan dengan masa cuti.Semua harus rapi sebelum kantor ditinggalkan,” ujar Amirul.

Menurutnya,ada beberapa poin penting yang menjadi perhatian utama jelang libur panjang,staf TU diminta menuntaskan seluruh pekerjaan yang berpotensi menghambat layanan setelah libur berakhir.Dokumen-dokumen penting,seperti laporan semester, disposisi surat,hingga arsip kepegawaian,wajib dipastikan selesai dan terdokumentasi dengan baik.

“Meskipun kantor libur, pelayanan publik tidak boleh berhenti sepenuhnya.Biasanya kami tetap menyiapkan jadwal piket terbatas, terutama untuk sekolah yang berada dalam masa krusial seperti PPDB,atau instansi yang sering menerima layanan mendesak,” kata Amirul.

Dia menambahkan,gedung perkantoran dan sekolah cenderung lebih sepi saat libur panjang. Karena itu,staf TU diminta memperketat koordinasi dengan petugas keamanan.

Langkah-langkah standar dilakukan, mulai dari mengunci ruang-ruang strategis,memastikan jendela tertutup rapat,hingga mengecek kembali berfungsi tidaknya sistem keamanan.Beberapa kantor bahkan melakukan pemeriksaan listrik dan jaringan untuk mengurangi risiko gangguan selama libur,”ucapnya

Selain itu juga sambungnya menjelang cuti,instansi biasanya menggelar rapat evaluasi singkat.Tujuannya memastikan program kerja berjalan sesuai rencana dan tidak ada pekerjaan tertinggal.

Koordinasi menjadi kunci agar seluruh pegawai paham apa saja yang harus ditinggalkan dalam keadaan tuntas, dan apa yang harus dipersiapkan ketika masuk kerja nanti.

“Bagi staf TU yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), jadwal libur panjang mengikuti Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri dan Keputusan Presiden. Amirul menegaskan bahwa cuti bersama tidak mengurangi jatah cuti tahunan,sehingga pegawai tetap mendapatkan hak cutinya secara penuh,”katanya

Secara keseluruhan kata Amirul,persiapan jelang libur panjang menuntut perencanaan matang dari staf TU agar ritme kerja organisasi tidak terhenti. Mulai dari sekolah hingga kantor pelayanan publik,staf administrasi memegang peran penting dalam menjaga kelancaran operasional sebelum,selama,dan setelah masa liburan.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika libur usai,layanan bisa langsung kembali berjalan tanpa hambatan.Itu sebabnya semua persiapan harus dilakukan sejak jauh-jauh hari,” pungkas Amirul.(hsn)