Mengancam Jiwa Jika Tidak Diobati dengan Benar

Kesehatan, Nasional, Sumsel1098 Dilihat

Palembang,FOCUSKINI- Dokter Spesialis Gastroenterologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI-RSCM), Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, menjelaskan penyakit GERD yang tidak diobati dengan tepat dapat memicu masalah lain yang dapat berbahaya bahkan mengancam jiwa.

“Lama-kelamaan akan menyebabkan luka kronis, penyempitan pada kerongkongan bawah, sampai terjadi kanker esofagus,” terangnya, dilansir dari healthgrid.id

Pengobatan GERD yang tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi peradangan pada dinding dalam kerongkongan atau esofagus.

Peradangan tersebut dapat menyebabkan munculnya luka hingga jaringan parut di kerongkongan sehingga penderita menjadi sulit menelan.

“Kondisi ini juga memicu terjadinya Esofagitis, Striktur Esofagus, dan Barrett’s Esophagus yaitu penyakit yang berisiko menimbulkan kanker esofagus.”

GERD dapat menyebabkan kematian apabila sudah terjadi perubahan struktur esofagus dan bertransformasi menjadi kanker esofagus,” imbau Ari.

Berkaca pada hal tersebut, Ari mengatakan penatalaksanaan yang paling penting dari GERD adalah dengan mencegah terjadinya kekambuhan. Oleh karenanya, perlu ada edukasi kepada penderita agar memahami faktor risiko dan pemicu dari terjadinya GERD, untuk sebisa mungkin dihindari.

“Penderita GERD juga akan direkomendasikan untuk melakukan perbaikan gaya hidup untuk mencegah kekambuhan, seperti memiliki berat badan ideal, berhenti merokok, tidak berbaring segera setelah makan, makan dengan perlahan, serta tidak menggunakan pakaian yang terlalu ketat pada area pinggang,” jelasnya. (*)