Palembang,Focuskini
Transformasi pembelajaran berbasis digital mulai diterapkan di SD Muhammadiyah 2 Palembang. Sekolah dasar tersebut resmi memulai proses kegiatan belajar mengajar (KBM) menggunakan papan tulis digital di dalam kelas, menyusul bantuan televisi digital yang diterima langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto pada Desember 2025 lalu.
Penerapan papan tulis digital ini menjadi tonggak awal pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran di SD Muhammadiyah 2 Palembang. Setelah melalui tahapan persiapan dan pelatihan guru, fasilitas tersebut akhirnya digunakan secara penuh dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.
Kepala SD Muhammadiyah 2 Palembang, Fadhilah, S.Pd.I., mengatakan bahwa bantuan televisi digital tersebut memberikan dampak signifikan dalam mendukung pembelajaran yang lebih modern, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kehadiran papan tulis digital membuka ruang baru bagi guru untuk menyampaikan materi secara lebih variatif dan mudah dipahami siswa.
“Bantuan televisi digital ini sangat membantu proses belajar mengajar. Anak-anak tidak hanya mendengar penjelasan guru, tetapi juga bisa melihat langsung materi pembelajaran melalui media visual yang menarik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut diterima sekolah pada akhir Desember 2025. Namun, pemanfaatannya baru bisa dilakukan setelah para guru mengikuti pelatihan teknis yang diberikan oleh pihak operator, guna memastikan penggunaan perangkat berjalan optimal dan sesuai tujuan pembelajaran.
“Setelah guru-guru mengikuti pelatihan, barulah hari ini papan tulis digital bisa digunakan secara maksimal. Kami ingin memastikan teknologi ini benar-benar menunjang pembelajaran, bukan sekadar menjadi pajangan,” katanya.
Fadhilah menambahkan, penggunaan papan tulis digital mendapat respons positif dari para siswa. Sejak pertama kali diterapkan, siswa terlihat lebih antusias mengikuti pelajaran, aktif bertanya, dan lebih fokus selama proses belajar berlangsung.
“Anak-anak terlihat lebih bersemangat. Materi yang ditampilkan secara visual dan interaktif membuat mereka lebih mudah memahami pelajaran,” ujarnya.
Menurutnya, pengenalan teknologi digital sejak dini menjadi langkah penting dalam membekali siswa dengan literasi digital. Hal ini sejalan dengan upaya sekolah dalam menyiapkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan karakter.
Pihak sekolah berharap, pemanfaatan papan tulis digital dapat terus dikembangkan dalam berbagai mata pelajaran, sehingga kualitas pembelajaran semakin meningkat. Selain itu, dukungan sarana teknologi juga diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendorong siswa untuk lebih kreatif serta kritis.
“Semoga dengan adanya fasilitas ini, motivasi belajar siswa semakin meningkat dan mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya. (Hasan)








