PALEMBANG, FOCUSKINI – Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai dirasakan di Kota Palembang menjadi perhatian pengelola Terminal Jakabaring. Sebagai langkah pencegahan terhadap gangguan kesehatan akibat paparan asap, ratusan masker gratis dibagikan kepada penumpang bus mauun masyarakat yang beraktivitas di sekitar terminal.
Pembagian masker tersebut dilakukan oleh Kepala beserta staff dan jajaran Terminal Jakabaring sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya pengguna transportasi umum yang harus beraktivitas di luar ruangan dan berpotensi terpapar udara yang bercampur asap.
Kepala Korsatpel Terminal Jakabaring Palembang, Gusroni, mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai respons terhadap dampak kabut asap yang berasal dari karhutla.
“Pembagian masker ini menyikapi dampak kabut asap dari karhutla yang terjadi di Kota Palembang. Kami juga berupaya mengurangi dampak penyakit akibat kabut asap bagi penumpang maupun pengunjung Terminal Jakabaring,” kata Gusroni.
Menurutnya, terminal menjadi salah satu lokasi yang banyak dikunjungi masyarakat setiap harinya. Penumpang yang datang maupun berangkat menggunakan bus serta masyarakat di sekitar terminal cukup banyak melakukan aktivitas di ruang terbuka.
Karena itu, penggunaan masker dinilai menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan partikel dari udara yang tercemar asap. Terlebih, kondisi kabut asap akibat karhutla berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan masyarakat.
Gusroni menyebutkan, ratusan masker dibagikan secara langsung kepada penumpang bus dan masyarakat yang berada di kawasan Terminal Jakabaring Palembang. Selain pembagian masker, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kondisi udara terdampak kabut asap.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya penumpang dan pengunjung terminal, agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Ini sebagai upaya pencegahan agar dampak kabut asap terhadap kesehatan dapat diminimalkan,” ujarnya.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Terminal Jakabaring dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada kelancaran aktivitas transportasi, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan masyarakat.
Dengan adanya pembagian masker gratis ini, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap perlindungan diri di tengah kondisi kabut asap. Pengguna terminal juga diingatkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi akibat paparan asap.








