MTsN 2 Palembang Buka Registrasi Ulang Jalur Prestasi, Saring Komitmen Siswa Sejak Awal

Palembang,Focuskini

Proses Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) MTs Negeri 2 Palembang Tahun Pelajaran 2026/2027 membuka registrasi ulang bagi calon peserta didik yang lolos melalui jalur prestasi, Kamis (2/4/2026). Tahapan ini tidak sekadar administratif, tetapi menjadi penentu awal keseriusan dan komitmen siswa untuk melanjutkan pendidikan di salah satu madrasah favorit di Kota Palembang.

Sejak hari pertama, suasana di lingkungan madrasah tampak tertib dan terorganisir. Calon siswa datang bersama orang tua atau wali, mengikuti alur registrasi ulang yang telah disiapkan panitia, mulai dari verifikasi berkas, pengisian formulir, hingga penyerahan dokumen pendukung. Layanan informasi pun disiagakan untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan dan tanpa hambatan.

Kepala madrasah, M. A. Fajar, menegaskan bahwa jalur prestasi bukan sekadar pintu masuk, melainkan bentuk penghargaan atas capaian siswa sekaligus mekanisme seleksi awal untuk menjaring peserta didik berkualitas.

“Registrasi ulang ini penting untuk memastikan bahwa siswa yang diterima benar-benar siap, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dari sisi komitmen dan kesiapan mengikuti proses pendidikan di madrasah,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui tahapan ini, pihak madrasah dapat memvalidasi data peserta secara lebih akurat dan sistematis. Selain itu, proses ini juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan PMBM yang dinilai semakin transparan dan profesional.

Bagi calon peserta didik, registrasi ulang menjadi titik penegasan status penerimaan. Siswa yang telah menyelesaikan seluruh tahapan memiliki kepastian untuk melanjutkan pendidikan, sekaligus dapat mempersiapkan diri lebih dini menghadapi tahun ajaran baru, baik dari sisi akademik maupun mental,” katanya.

Ia menambahkan, dengan pelaksanaan yang tertib dan terukur, MTsN 2 Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan sistem penerimaan siswa baru yang tidak hanya administratif, tetapi juga selektif, akuntabel, dan berorientasi pada kualitas.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga standar mutu pendidikan sekaligus membentuk generasi yang unggul dan berkarakter,” katanya

Sementara itu, salah satu orang tua calon peserta didik Neni Sumarni, mengaku telah mempersiapkan seluruh dokumen pendaftaran anaknya sejak jauh hari.

“Saya sudah mendaftarkan anak saya, dan semua berkas sudah dilengkapi, mulai dari rapor kelas 4 sampai 6, sertifikat akreditasi sekolah asal, surat pengantar, hingga berbagai piagam prestasi dan sertifikat tahfidz,” ujarnya.

Ia menambahkan, persiapan tidak hanya dilakukan dari sisi administrasi, tetapi juga kesiapan akademik anaknya dalam menghadapi tahapan seleksi berikutnya. Tes akademik dijadwalkan berlangsung pada 6 April 2026, sehingga latihan dan pendalaman materi terus dilakukan,” pungkasnya. (hasan)