Plaju,Focuskini
PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keamanan dan keberlangsungan operasional sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi pengamanan bersama TNI dan Kementerian Pertahanan RI, termasuk saat Kilang Plaju menerima kunjungan Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan (Ditjen Strahan) Kementerian Pertahanan RI pada Rabu (21/10).
Sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004, pengamanan Kilang Plaju memerlukan koordinasi yang solid antara perusahaan dan para pemangku kepentingan. Kunjungan tersebut dalam rangka kegiatan monitoring dan evaluasi serta diskusi dan pengumpulan data, yang diikuti 31 peserta dari Ditjen Strahan Kemhan RI, Kodam II/Sriwijaya, dan Pertamina RU Plaju.
Kolonel Inf. Emir Zulkarnain Mokodompis, M.Han., selaku Kasubdit Pengerahan Komponen Pertahanan Militer Dit. Rahkomhan Ditjen Strahan Kemhan RI, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga membahas mekanisme pelibatan pengamanan oleh TNI (Pam TNI) dalam kerangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
“Melalui diskusi ini, kami ingin mengevaluasi pengamanan kilang sekaligus menampung masukan dan saran terkait Obvitnas. Sejauh ini pengamanan bersama pihak terkait sudah berjalan baik. Harapan kami, tim dapat segera meninjau kondisi lapangan dan bersama-sama merumuskan langkah antisipasi ke depan,” ujar Kol Inf Emir.
Usai diskusi, tim Ditjen Strahan Kemhan RI melanjutkan kegiatan dengan peninjauan fasilitas pengamanan, yaitu Control Room CCTV Puskodal serta Pos 1 dan Pos 7 Kilang Plaju, untuk melihat langsung kondisi pengamanan di lingkungan kilang.
Pembahasan dalam kegiatan ini mencakup kecepatan respons terhadap gangguan keamanan, upaya preventif, dukungan teknologi pengamanan, serta aspek legalitas pelibatan Pam TNI. Fungsi Security Kilang Plaju turut memaparkan pengelolaan pengamanan kilang sebagai Obvitnas dan penerapan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP).
Sementara itu, Pjs Manager HSSE Refinery Unit Plaju, Ery Puspiartono, menyambut baik kegiatan tersebut.
“Perlindungan objek vital nasional merupakan kewajiban perusahaan, sehingga pengamanan terus kami jalankan agar potensi ancaman dapat diantisipasi dan proses operasional tidak terganggu,” ujar Ery Puspiartono.
Melalui sinergi yang terjalin ini, Kilang Plaju optimistis dapat terus menjaga keamanan dan keandalan operasionalnya. Upaya ini menjadi kontribusi perusahaan bagi ketahanan energi nasional, sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam mendorong swasembada energi dan memperkuat kemandirian bangsa.(soim)














