Palembang,Focuskini
Gubernur Sumsel menyatakan akan bekerja sama dengan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk memfasilitasi pemulangan jenazah korban kecelakaan bus ALS ke rumah duka setelah proses identifikasi di RS Bhayangkara Palembang selesai, Kamis (7/5/2026).
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumsel juga meminta Jasa Raharja memberikan santunan secara adil serta menjamin kebutuhan logistik keluarga korban selama menunggu proses identifikasi di Palembang.
“Rasa kemanusiaan kita untuk menjenguk keluarga korban. Ini juga sebagai bahan saya mengabarkan sahabat saya Gubernur Sumut Bobby Nasution, beliau juga mengungkapkan belasungkawa,” ujar Deru saat meninjau proses identifikasi, Kamis (7/5/2026).
Deru menegaskan tragedi kecelakaan tersebut menjadi duka bersama karena melibatkan warga Sumatera Selatan asal Muratara dan belasan penumpang bus tujuan Medan.
Ia juga menekankan pentingnya ketelitian tim forensik dalam melakukan identifikasi agar tidak terjadi kesalahan prosedur saat jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
“Saya tidak masuk ranah penyebab kecelakaan, itu ranah kepolisian. Fokus saya meminta Jasa Raharja jangan pandang bulu dan setelah teridentifikasi, saya bersama Gubernur Sumut membantu pemulangan jenazah,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga telah menyiapkan skema bantuan akomodasi bagi keluarga korban yang datang dari luar daerah agar tidak terbebani biaya selama proses pencocokan data medis berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan sekaligus kepastian bagi keluarga korban yang sedang berduka.
“Proses identifikasi penting agar jangan salah bawa jenazah. Yang jelas keluarga korban akan dibantu Pemprov Sumsel untuk makan, minum, dan tempat tinggal,” kata dia. (Tia)








