Palembang,Focuskini
Kilang Plaju berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Aksi ini diwujudkan melalui pemadaman lampu dan penggunaan listrik non-esensial selama satu jam pada Sabtu (28/3) di area Komplek Pertamina Plaju.
Tahun ini, tema yang diusung ialah “Satu Jam untuk Bumi, Selamanya untuk Masa Depan Kita”, momentum ini menjadi pengingat bahwa langkah kecil yang dilakukan secara bersama dapat memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan.
Implementasi di Kilang Plaju melibatkan pekerja beserta keluarga yang tinggal di kawasan komplek. Seluruh partisipan diajak mematikan perangkat listrik yang tidak esensial serta turut menyebarkan pesan kepedulian lingkungan, sehingga aksi ini tidak hanya berdampak secara langsung tetapi juga memperluas jangkauan kesadaran publik.
Dari pelaksanaan tersebut, dalam satu jam Kilang Plaju mencatatkan penghematan listrik sebesar 486,35 kWh, penurunan emisi sebesar 421,67 kg/CO2e serta setara dengan penghematan BBM sebesar 157 Liter. Hasil ini menunjukkan bahwa partisipasi kolektif dalam aksi sederhana mampu memberikan kontribusi terukur terhadap penghematan energi dan pengurangan emisi.
General Manager Kilang Plaju, Khabibullah Khanafie, menyampaikan bahwa Earth Hour menjadi pengingat pentingnya konsistensi dalam menerapkan perilaku hemat energi. “Melalui momentum ini, kami mendorong kesadaran bahwa kontribusi kecil yang dilakukan bersama dapat berdampak besar terhadap upaya pengurangan emisi karbon, penghematan energi dan kelestarian lingkungan ” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Kilang Plaju terus memperkuat komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG). Adapun partisipasi dalam Earth Hour menjadi bagian dari upaya nyata dalam mendukung operasional yang ramah lingkungan.(soim)














