Palembang,Focuskini
Dalam upaya mendukung operasional dapur dalam menyiapkan makanan bagi penerima program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Palembang menyalurkan gas untuk kebutuhan dapur program MBG. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 11 dapur MBG yang dilayani oleh PGN Palembang untuk kebutuhan gas alamnya. Hal tersebut dikatakan Area Head PGN Palembang Braman Setyoko, kemarin.
Dikatakannya, dari jumlah tersebut, sembilan dapur menggunakan gas alam yang disalurkan langsung melalui jaringan pipa dengan meteran. Sedangkan dua dapur lainnya menggunakan gas alam yang disuplai melalui tabung atau Compressed Natural Gas (CNG).
Ke depan, jumlah pelanggan bisnis dari sektor dapur MBG diperkirakan akan terus meningkat.
“Prediksinya pelanggan dapur MBG akan naik jumlah karena mensupport program pemerintah,”ujarnya.
Sementara itu di tahun ini PGN Area Palembang dikatakannya, berencana melakukan penambahan sambungan pelanggan baru di wilayah Kota Palembang. Namun hingga saat ini, titik lokasi serta jumlah sambungan yang akan dibangun masih dalam tahap pemetaan dan akan dibahas lebih lanjut pada awal tahun ini sebelum direalisasikan.
Dijelaskannya, tahun lalu PGN Palembang telah melakukan perluasan jaringan sambungan gas di wilayah Banyuasin dan Musi Banyuasin, khususnya di Sekayu, Sumatera Selatan. Pada tahun lalu, PGN juga menambah sambungan gas untuk rumah tangga maupun pelanggan bisnis di wilayah Sekayu dan Banyuasin sebagai bagian dari upaya memperluas pemanfaatan gas bumi di daerah tersebut.
Diungkapkannya, realisasinya di Kecamatan Sekayu sebanyak 1.624 sambungan pelanggan dan di Sei Sedapat atau Kenten Laut 800 unit sambungan baru. Untuk tahun ini, PGN diperkirakan akan memfokuskan penambahan sambungan pada pelanggan yang lokasinya tidak jauh dari jaringan pipa gas yang sudah ada.
Meski demikian, penentuan titik lokasi dan jumlah pelanggan yang akan menjadi target sambungan baru masih menunggu hasil rapat koordinasi internal.
Hal tersebut menurutnya, karena pembangunan sambungan gas tidak dapat langsung menjangkau wilayah yang belum memiliki jaringan atau infrastruktur gas alam, sehingga perluasan biasanya dilakukan di area yang berdekatan dengan jaringan pipa yang telah terpasang sebelumnya.(soim)









