Palembang,Focuskini
Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai kunjungan kerja Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, saat melakukan Management Walkthough dan Site Visit ke Refinery Unit III (Kilang Plaju) PT Pertamina Patra Niaga. Dalam kunjungannya, Iwan, sapaan akrabnya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja solid para pekerja sekaligus memberikan dorongan semangat untuk mengukuhkan posisi Kilang Plaju sebagai pelopor transisi energi hijau di Indonesia.
Mochamad Iriawan mengagumi langkah progresif Kilang Plaju yang tanggap memanfaatkan potensi besar daerah. Dengan melimpahnya Crude Palm Oil (CPO) di Sumatra Selatan, Kilang Plaju dinilai sangat siap memimpin transformasi menuju Green Refinery. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam menghadirkan Biofuel, seperti yang baru saja dilakukan kemarin (22/7/2026) ketika Lifting Perdana B50 dari Kilang Plaju.
“Kita harus bangga karena Indonesia sangat mampu berdaulat di atas kaki sendiri dalam hal energi. Pengolahan CPO menjadi BBM berkualitas tinggi di Kilang Plaju ini adalah wujud nyata kontribusi luar biasa para Perwira untuk membawa bangsa kita menuju swasembada energi nasional,” ungkap Mochamad Iriawan dengan penuh rasa bangga.
Di tengah dinamika dan tantangan pasar global, Iwan bersama jajaran komite mengapresiasi ketangguhan operasional Kilang Plaju yang terus terjaga. Beliau mengajak seluruh tim untuk mempertahankan konsistensi positif ini melalui semangat “Zero Unplanned Shutdown”, efisiensi yang terukur (setiap rupiah efektif, setiap barel efisien), serta kolaborasi erat dengan seluruh regulator. Langkah-langkah ini menjadi kunci utama dalam menjamin kelancaran pasokan energi bagi masyarakat.
Keselamatan kerja juga menjadi sorotan utama yang disampaikan secara hangat oleh Komisaris Utama. Beliau menegaskan bahwa penerapan budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) tanpa kompromi adalah bentuk kasih sayang dan kepedulian perusahaan terhadap keselamatan aset terpentingnya, yaitu para pekerja.
“Penerapan budaya HSSE yang disiplin adalah wujud komitmen kita bersama. Kebanggaan tertinggi perusahaan adalah melihat setiap Perwira dapat bekerja dengan aman dan kembali pulang ke rumah menjumpai keluarga tercinta dalam keadaan sehat dan selamat (Zero Harm),” tuturnya.
Menanggapi arahan tersebut, Executive General Manager Kilang Plaju, Khabibullah Khanafie, menyambut hangat apresiasi dan arahan yang diberikan. Pihaknya menegaskan kesiapan seluruh jajaran Perwira Kilang Plaju untuk mengeksekusi komitmen transisi energi hijau dan menjaga ketahanan operasional secara konsisten.
“Kunjungan dan arahan dari Bapak Komisaris Utama memberikan suntikan motivasi yang sangat berarti bagi seluruh Perwira Kilang Plaju. Kami siap mengawal transformasi Kilang Plaju sebagai pelopor energi hijau,,” ujar Khanafie.
Ia menambahkan bahwa prioritas utama operasional kilang akan senantiasa mengacu pada standar keselamatan tertinggi dan efisiensi. “Prinsip zero unplanned shutdown, efisiensi di setiap lini operasional, serta penerapan budaya HSSE tanpa kompromi adalah fondasi utama kami. Kami berkomitmen untuk terus menjaga pasokan energi nasional secara andal, sekaligus memastikan seluruh pekerja kembali ke rumah dengan selamat,” pungkasnya.
Rangkaian kunjungan kerja Mochamad Iriawan juga diwarnai dengan sharing session dengan pekerja Pertamina Group di Sumatera Selatan serta aksi kepedulian sosial melalui penyaluran santunan dan bantuan pembangunan bagi anak-anak yatim serta dhuafa di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Mengakhiri arahannya, Mochamad Iriawan mengingatkan kembali rekam jejak Kilang Plaju sebagai kilang tertua di Indonesia yang sarat dengan nilai sejarah. Kini, sejarah baru sedang diukir kembali melalui tangan-tangan terampil para Perwira yang membawa kilang legendaris ini menjadi pelopor energi bersih yang maju, inovatif, dan memberikan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat dan negara.(soim)














