PALEMBANG, FOCUSKINI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) membuat kualitas udara di luar ruangan semakin buruk karena paparan kabut asap yang tebal.
Kondisi tersebut menggerakkan Sentra Budi Perkasa Palembang bersama Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel ikut turun ke jalan untuk membagikan masker, demi mencegah terjadinya dampak buruk dari paparan kabut asap.
Belasan tim dari Sentra Budi Perkasa Palembang dan Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel beramai-ramai turun ke jalan, tepatnya di simpang empat lampu merah RS Charitas di Jalan Jendral Sudirman Palembang.
Mereka membagikan masker secara gratis ke para pejalan kaki dan pengendara kendaraan, terutama pengguna sepeda motor, pada Jumat (4/9/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Kepala Sentra Budi Perkasa Palembang Gini Toponindro S.Pd, M.Si berkata, aksi sosial yang dilakukan tersebut bertujuan untuk membangun kepedulian bersama serta menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan di tengah bencana karhutla di Sumsel.
“Karena kualitas udara di Palembang menurut akibat bencana kabut asap di Sumsel ini, kami ingin berpartisipasi untuk saling peduli dengan memberikan 500 lembar masker kepada para pengendara kendaraan dan pejalan kaki di sini,” ucapnya.
Lokasi yang dipilih juga dinilainya sangat strategis, apalagi tingkat mobilitas yang cukup tinggi di simpang empat Jalan Jendral Sudirman Palembang tersebut.
Dia berharap, kolaborasi Sentra Budi Perkasa Palembang dan Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel tersebut bisa membantu warga Palembang, yang harus beraktivitas di luar rumah tapi tetap menjaga kesehatan dengan memakai masker.
Ketua Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel M Fitriansyah berkata, aksi sosial tersebut juga menjadi rangkaian dari acara Lomba Karaoke Suara Bintang 2026, yang sudah menelurkan para juara di Minggu lalu.
Mereka juga turun ke jalan untuk membagikan masker ke warga Palembang. Mereka juga dilibatkan, untuk mengasah kepedulian sejak dini terhadap sesama.
“Ada 7 juara dalam lomba tersebut dan kita akan terus libatkan untuk berbagai acara sosial. Salah satunya pembagian masker ini,” katanya.
Mpit, sapaan akrabnya juga mengimbau kepada masyarakat Sumsel terutama warga Palembang, agar terus menjaga kesehatan di tengah kabut asap yang tebal akibat karhutla.
Selain menggunakan masker, juga mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak dan mengkonsumsi makanan bergizi serta vitamin yang cukup.
“Semoga kita selalu menjaga kesehatan. Apalagi pola hidup sehat itu harus dimulai dari lingkungan keluarga dan gaya hidup sehat itulah juga bisa menular ke sesama,” ungkapnya.
Dia juga mengapresiasi Sentra Budi Perkasa Palembang di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos), atas kolaborasi yang epik dalam kegiatan asah bakat seni dan aksi sosial yang dilakukan di Kota Palembang.










