SMK Negeri Sumsel Hadirkan “Badan Intelijen Sekolah

Palembang,Focuskini

Fenomena viralnya unggahan atau kejadian guru dan siswa di media sosial tentang permasalahan di lingkungan sekolah belakangan ini menjadi perhatian banyak pihak. Tak sedikit siswa yang bermaksud menyampaikan aspirasi, namun salah menyalurkan unek-uneknya hingga menimbulkan kesalahpahaman di publik.

Menanggapi hal tersebut, SMK Negeri Sumatera Selatan (Sumsel) mengambil langkah proaktif dengan menyediakan berbagai saluran resmi agar siswa dapat menyampaikan kritik, saran, maupun laporan secara bijak dan aman tanpa harus melalui media sosial.

Kepala SMK Negeri Sumatera Selatan, Drs. Zulkarnain, M.T., mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan empat cara efektif untuk menampung aspirasi siswa. Salah satu inovasi terbaru adalah pembentukan Badan Intelijen Sekolah (BIS) — sebuah wadah rahasia yang memungkinkan siswa terpilih menyampaikan laporan terkait dinamika di lingkungan sekolah.

“Melalui BIS, siswa yang dipercaya dapat memberikan informasi mengenai berbagai hal, termasuk kenakalan di dalam maupun di luar sekolah. Identitas pelapor dijamin kerahasiaannya. Informasi yang masuk akan langsung kami teruskan kepada Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan atau wali kelas untuk ditindaklanjuti,” ujar Zulkarnain, Senin (3/11/2025).

Selain BIS, pihak sekolah juga meluncurkan Pusat Informasi Rill Aktual Langsung (PURAL). Melalui sistem ini, seluruh warga sekolah — baik siswa, guru, maupun tenaga pendidik — dapat mengirimkan informasi atau keluhan secara langsung tanpa mencantumkan identitas pribadi.

Tidak hanya itu, sekolah turut menyediakan kotak saran yang bisa digunakan secara konvensional, serta sistem “Scan My” — inovasi digital berupa lembaran barcode. Siswa cukup memindai kode tersebut menggunakan ponsel, lalu mengisi formulir online terkait pelayanan guru, proses belajar mengajar, hingga kehadiran tenaga pendidik.

“Kami ingin semua pihak di sekolah merasa memiliki ruang aman untuk berbicara. Dengan empat saluran ini, kami berharap aspirasi siswa tertampung, permasalahan cepat diselesaikan, dan suasana belajar menjadi lebih nyaman dan produktif,” tambahnya.

Zulkarnain juga menegaskan, langkah ini diharapkan mampu menciptakan budaya komunikasi positif di sekolah, serta menumbuhkan generasi siswa yang berkarakter, inovatif, dan siap bersaing di dunia kerja.

“Kami ingin siswa SMK Negeri Sumatera Selatan menjadi product unggul — tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga beretika dalam menyampaikan pendapat,” pungkasnya.(Has)