Palembang,Focuskini
Guna meningkatkan kecintaan siswa terhadap manusia paling mulai dimuka bumi rasulullah SMP Negeri 31 Palembang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (12/9/2025).
Suasana penuh khidmat dan kekeluargaan terpancar saat seluruh guru, karyawan, dan siswa siswi
berkumpul di halaman tengah untuk mendengarkan tausiyah tentang suri tauladan kehidupan rasulullah.
Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini tambah bermakna setelah SMP di Jalan Demak No 876 Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang itu mendatangkan Ustad Jamalullail Al Chudhory sebagai penceramah.
Dalam ceramahnya, Ustadz Jamalullail mengingatkan bahwa salah satu tantangan terbesar pelajar di era modern adalah bagaimana mereka memilih lingkungan pergaulan.
Menurutnya, pergaulan ibarat cermin yang akan menentukan kepribadian seseorang. Jika berada di lingkungan yang baik, maka kebaikanlah yang akan terbentuk. Sebaliknya, jika salah memilih teman, maka masa depan bisa terganggu.
“Lingkungan itu sangat berpengaruh. Kalau kita berada di komunitas yang gemar belajar, rajin beribadah, dan memiliki cita-cita tinggi, maka semangat itu akan menular. Tetapi kalau salah memilih teman, misalnya yang hobi bermalas-malasan, suka melawan orang tua, atau bahkan terlibat hal-hal negatif, maka itu akan menjadi masalah serius,” terangnya.
Selain itu, Ustadz Arifin juga menyoroti derasnya arus teknologi informasi yang tak terbendung. Ia mengajak para siswa untuk lebih selektif dalam memilih konten yang dikonsumsi setiap hari.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 31 Palembang Taufik Hidayat menerangkan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW rutin dilaksanakan di sekolah sebagai upaya menanamkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW kepada para siswa.
“Tujuan dari kegiatan ini agar para murid meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Acara yang digelar dengan penuh kekhidmatan ini berlangsung lancar, sukses, dan mendapat apresiasi dari para tamu undangan yang hadir.
Menurutnya, Bulan Rabiul Awal menjadi bulan yang istimewa bagi umat Islam. Karena di bulan ini lahir Rasulullah Muhammad SAW, yang membawa cahaya bagi alam semesta.
“Maka tidak heran, jika umat Islam di berbagai tempat menjadikan bulan ini sebagai momentum penuh keberkahan,” katanya.
Ditambahkan Solihin, Guru Agama di SMP Negeri 31 Palembang bahwa
salah satu amalan yang kerap digaungkan adalah berbagi di Bulan Maulid Nabi. Bahkan ada yang menyatakan Maulid Nabi Bulan Berbagi.
“Kelahiran Rasulullah menjadi peristiwa besar yang membawa perubahan besar bagi kehidupan umat manusia. Dengan bersedekah, bakal mengekspresikan rasa syukur kita atas rahmat ini,” ujarnya.
“Mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai sosok sangat dermawan. Nabi Muhammad SAW memperbanyak sedekah sebagai bentuk kasih sayang terhadap umatnya,” tutupnya. (deni)








