SMP Negeri 45 Palembang Perkuat Persiapan Akreditasi demi Jamin Mutu Pendidikan

Palembang,Focuskini

SMP Negeri 45 Palembang tengah memperkuat persiapan menuju proses akreditasi sekolah 2025. Persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penataan dokumen administrasi hingga pelibatan seluruh unsur sekolah. Akreditasi dinilai krusial karena menjadi tolok ukur mutu layanan pendidikan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

Kepala SMP Negeri 45 Palembang, Sudarmi, M.Pd, mengatakan bahwa persiapan akreditasi tidak lagi bisa dilakukan secara mendadak. Semua dokumen seperti SK guru dan tenaga kependidikan, buku induk siswa, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), notulen rapat, hingga berbagai bukti fisik kegiatan harus disiapkan jauh hari.

“Kami merapikan seluruh dokumen administrasi dan arsip sekolah secara bertahap. Semua guru dan tenaga kependidikan dilibatkan, karena akreditasi adalah pekerjaan bersama,” ujar Sudarmi saat ditemui di ruang kerjanya,Jum’at (14/11/2025).

Sudarmi menjelaskan, pihaknya kini memanfaatkan sistem administrasi berbasis digital untuk memudahkan pengarsipan dan akses data. Langkah ini sekaligus menyesuaikan tuntutan akreditasi yang semakin menekankan transparansi serta kerapihan data.

“Dengan sistem digital, dokumen lebih cepat dicari dan risiko kehilangan data berkurang. Ini juga memudahkan asesor saat melakukan verifikasi,” katanya.

Persiapan lain yang dilakukan adalah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) akreditasi yang rutin digelar Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M). Melalui bimtek tersebut, sekolah memahami kembali prosedur, instrumen, dan indikator penilaian akreditasi terbaru.

Selain itu, sekolah juga melakukan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) untuk memetakan kekuatan, tantangan, serta area yang masih perlu dibenahi baik terkait pembelajaran, sarana prasarana, maupun kompetensi pendidik.

Menurut Sudarmi, akreditasi bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi penanda kualitas layanan pendidikan yang diberikan sekolah.

“Akreditasi adalah bukti bahwa sekolah memenuhi standar mutu pemerintah. Ini jaminan bagi masyarakat bahwa anak mereka mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.

Akreditasi juga menjadi acuan utama bagi orang tua saat memilih sekolah, serta mendorong sekolah untuk terus berbenah dan melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, status akreditasi turut memengaruhi peluang siswa melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja.

“Ijazah dari sekolah terakreditasi memiliki nilai lebih tinggi dan lebih mudah diterima oleh lembaga pendidikan menengah maupun instansi lain. Reputasi sekolah pun meningkat,” jelasnya.(Hasan Basri)