TKA 2026 Dikunci Pengawasan Silang, Dinas Pendidikan Palembang Tutup Celah Kecurangan

Palembang,Focuskini

Dinas Pendidikan Kota Palembang mengunci pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 dengan pengawasan berlapis dan sistem silang guna menutup celah kecurangan sekaligus menjamin integritas hasil ujian. Skema ini diterapkan untuk seluruh jenjang SD/MI/SDLB hingga Paket A yang akan mengikuti ujian secara bertahap.

Ujian yang menjadi tolok ukur capaian belajar siswa tersebut dijadwalkan berlangsung dalam beberapa gelombang pada 20 hingga 30 April 2026. Dengan pola terstruktur dan pengawasan ketat, pemerintah kota menargetkan pelaksanaan TKA tahun ini berjalan tertib, transparan, dan mencerminkan kemampuan riil peserta didik.

Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD), Dinas Pendidikan Kota Palembang Dr. Alhadi Yan Putra, S.E., S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pembagian gelombang dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan peserta sekaligus menjaga kualitas pelaksanaan ujian dan sistem pengawasan silang.

“Kami mengatur jadwal secara rinci agar pelaksanaan TKA tetap tertib, nyaman, dan terukur. Setiap sesi sudah disesuaikan dengan kesiapan sarana dan jumlah peserta di masing-masing sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA dibagi dalam empat gelombang utama serta satu gelombang khusus. Gelombang pertama akan berlangsung pada 20–21 April 2026 dengan tiga sesi pagi, dimulai pukul 07.00 hingga 10.45. Sementara gelombang kedua digelar pada 22–23 April 2026 dengan kombinasi sesi pagi hingga siang, mulai pukul 09.15 sampai 13.15.

Dalam setiap sesi, siswa terlebih dahulu mengikuti latihan selama 10 menit sebelum mengerjakan materi utama. Mata ujian Matematika dan Numerasi diberikan dengan durasi 75 menit, disertai Survei Karakter selama 20 menit. Skema ini dirancang tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga memotret aspek nonkognitif siswa.

” Adapun gelombang khusus disiapkan bagi peserta dengan kebutuhan tertentu atau kendala teknis. Sesi pada gelombang ini berlangsung lebih fleksibel, mulai pukul 12.30 hingga 17.30, guna memastikan tidak ada siswa yang tertinggal,” jelasnya.

Sambungnya,setelah itu, Survei Karakter kembali dilaksanakan pada 25–26 April 2026 dengan tiga sesi pagi. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memetakan profil siswa secara menyeluruh, di luar capaian akademik semata.
Memasuki gelombang ketiga pada 27–28 April 2026, fokus ujian beralih ke Bahasa Indonesia dan Literasi Membaca dengan durasi 75 menit, dilengkapi Survei Lingkungan Belajar selama 20 menit.

” Pelaksanaan dibagi dalam tiga sesi, dari pukul 09.15 hingga 13.00.
Rangkaian TKA ditutup dengan gelombang keempat pada 29–30 April 2026 yang berlangsung pada sesi siang hingga sore, mulai pukul 11.30 hingga 17.30. Jadwal ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas sekaligus memastikan seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama,” katanya.

Alhadi menekankan, kesiapan teknis dan pengawasan menjadi prioritas utama. Pihaknya telah berkoordinasi dengan sekolah untuk memastikan perangkat, jaringan, serta pengawas ujian berfungsi optimal.

Kami tidak ingin ada kendala yang mengganggu hak siswa dalam mengikuti TKA. Semua harus berjalan transparan, tertib, dan akuntabel.

“Dengan skema berlapis ini, Dinas Pendidikan optimistis pelaksanaan TKA 2026 di Palembang tidak hanya lancar, tetapi juga mampu memberikan gambaran utuh tentang kemampuan dan karakter peserta didik secara komprehensif,” tutupnya. (Has)