Yogyakarta, Focuskini
Produk yang dihasilkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Mitra Binaan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Joglo Ayu Tenan telah berkembang menjadi usaha yang mendunia.
Saat para jurnalis dari Sumsel mengunjungi Joglo Ayu Tenan dalam kegiatan Media Gathering yang diadakan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Jumat (07/11/2025) mendapat penjelasan langsung dari Pendiri Joglo Ayu Tenan, Yayuk Soekardan.
Dijelaskan Yayuk, “Joglo Ayu Tenan” didirikan sebagai pusat kreatif bagi pengrajin, komunitas, dan milenial yang memiliki semangat yang kuat dalam bidang kerajinan tangan dan manajemen bisnis. Kehadiran Joglo Ayu Tenan telah memperluas kesempatan kolaborasi, terutama memberdayakan pengrajin perempuan dan penyandang disabilitas di Yogyakarta, sambil memproduksi produk-produk unggulan yang terinspirasi dari budaya Jawa yang kaya.”

Dengan mengusung konsep store yang memadukan workshop, outlet, dan ruang edukasi bagi masyarakat. Usaha ini berawal dari semangat untuk mengangkat potensi bahan alam dan kearifan lokal Yogyakarta.
Ia membangun UMKM tersebut sekitar tahun 2015. Cerita awalnya, perempuan dengan basic pekerjaan sebagai apoteker tersebut mulanya mesti mengikuti sang suami yang kerap pindah tugas di luar Pulau Jawa, lantas pada masa-masa itu Yayuk kerap mendapatkan banyak pesanan jastip (jasa titip) berbagai produk asal Yogyakarta, termasuk handicraft. Dari situlah ia tertarik untuk memproduksi barang kerajinan tangan. Seiring berjalannya waktu, “Joglo Ayu Tenan” mendapat dukungan dari pemerintah, instans dan beberapa perusahaan salah satunya menjadi mitra binaan Pertamina sehingga Joglo Ayu Tenan semakin terkenal.
Produk handicraft Joglo Ayu Tenan makin berekspansi, yakni dibawa ke pameran-pameran luar negeri. Diantaraya diikutkan dalam Singapore International Jewelry Expo di Singapura. Dari situ, Joglo Ayu Tenan mendapatkan pasar baru di Negeri Singa, sehingga melakukan ekspor. Menurutnya, karakter pasar Singapura menyukai cerita atau story dari dihasilkannya suatu produksi kerajinan tangan, tentang bagaimana produk itu dijual, siapa yang membuat, materinya seperti apa.

Hingga kini, dikatakannya, Joglo Ayu Tenan terus melakukan ragam kreasi untuk diversifikasi produk dan memperluas pasar. Spirit yang dibangun terutama adalah mengembangkan budaya Yogyakarta. Diantara kreasi yang dilakukan adalah menggaet anak-anak muda dalam membuat kerajinan tangan.
Sementara itu Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, Erwin Dwiyanto didampinggi Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi menegaskan, Joglo Ayu Tenan merupakan salah satu mitra binaan PT Pertamina.
Diungkapkannya,merupakan pilihan tepat jika para awak media dari Sumbagsel dibawa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengunjugi Joglo Ayu Tenan. Karena dari UMKM Mitra binaan Pertamina tersebut para awak media mendapat banyak inspirasi positif dan kreatif menjalankan tugas jurnalistik.
Dituturkannya, di era informasi butuh cek dan ricek dalam menghadapi informasi yang tidak benar. Ia berharap media menjadi salah satu tempat yang benar dalam menyajikan informasi yang riil dan terkonfirmasi, bukan ikut menyebarkan berita hoaks.
Ditambahkannya,kegiatan tersebut dapat mempererat sinergi antara Pertamina Patra Niaga, mitra binaan UMKM seperti Joglo Ayu Tenan, dan awak media, dalam mempromosikan produk lokal yang berdaya saing global serta mengawal penyajian informasi yang akurat.(soim)














