Palembang,Focuskini
Kinerja positif Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Sumsel Babel kembali mendapat pengakuan dari industri perbankan nasional. Berdasarkan Rating Unit Usaha Syariah Bank Umum Per Desember 2024–2025 yang dipublikasikan dalam Infobank Edisi September 2026, UUS Bank Sumsel Babel berhasil mempertahankan peringkat kedua pada kelompok UUS dengan aset Rp5 triliun hingga di bawah Rp10 triliun.
Dalam pemeringkatan tersebut, UUS Bank Sumsel Babel memperoleh total skor 91,03% dan kembali meraih predikat “Sangat Bagus”. Capaian ini memperlihatkan konsistensi kinerja UUS Bank Sumsel Babel sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan bisnis Bank Sumsel Babel secara keseluruhan.
Mengacu pada data Biro Riset Infobank (birI) yang menjadi dasar pemeringkatan, kinerja UUS Bank Sumsel Babel sepanjang 2025 menunjukkan pertumbuhan yang positif pada sejumlah indikator utama, di tengah kondisi industri UUS yang menghadapi tekanan pertumbuhan.
Dari sisi pembiayaan, UUS Bank Sumsel Babel mencatat pertumbuhan sebesar 8,53%, meningkat dari tahun sebelumnya menjadi Rp2,86 triliun. Pertumbuhan tersebut menjadi capaian yang cukup signifikan mengingat pada periode yang sama pembiayaan industri UUS secara keseluruhan tercatat mengalami kontraksi sebesar 21,10%.
Pertumbuhan pembiayaan tersebut antara lain ditopang oleh peningkatan pembiayaan berbasis piutang yang tumbuh 26,51%, hingga mencapai Rp1,09 triliun.
Kinerja positif juga terlihat dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Di saat DPK industri UUS mengalami penurunan sebesar 23,43%, UUS Bank Sumsel Babel justru mampu mencatat pertumbuhan 19,74%, sehingga total DPK mencapai Rp3,32 triliun.
Pertumbuhan tersebut turut memperkuat kemampuan UUS dalam menghasilkan kinerja keuangan yang sehat. Laba tahun berjalan meningkat 8,57% menjadi Rp110,19 miliar, sementara total aset tumbuh 7,36%, dari Rp5,08 triliun menjadi Rp5,46 triliun.
Pertumbuhan UUS Bank Sumsel Babel tidak hanya tercermin pada indikator bisnis UUS, tetapi juga semakin memperkuat kontribusinya terhadap kinerja Bank Sumsel Babel sebagai bank induk.
Berdasarkan data rating Infobank, kontribusi UUS terhadap bank induk tercatat sebesar 13,27% dari sisi aset dan 10,92% dari sisi DPK. Sementara itu, kontribusi UUS terhadap pembiayaan mencapai 11,14% dan terhadap laba tahun berjalan sebesar 21,82%.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengembangan bisnis syariah di Bank Sumsel Babel terus memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
Direktur Operasional dan Syariah Bank Sumsel Babel, Festero Mohamad Papeko, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Sumsel Babel dalam memperkuat layanan dan bisnis perbankan syariah yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah.
“Pencapaian ini merupakan hasil dari konsistensi dan kerja keras seluruh insan UUS Bank Sumsel Babel dalam menjaga pertumbuhan bisnis, meningkatkan kualitas pembiayaan, memperkuat penghimpunan dana, serta memberikan layanan syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat pengembangan UUS secara prudent, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan nasabah.” Ujar Festero
Ia menambahkan, pertumbuhan UUS akan terus diarahkan tidak hanya pada peningkatan skala bisnis, tetapi juga pada penguatan kualitas layanan, perluasan akses keuangan syariah, serta peningkatan kontribusi terhadap perekonomian Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
Bagi Bank Sumsel Babel, pencapaian peringkat kedua nasional dengan predikat “Sangat Bagus” menjadi momentum untuk terus meningkatkan kinerja UUS sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.
Sejalan dengan komitmen sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sumsel Babel akan terus menghadirkan layanan keuangan yang profesional, inklusif, inovatif, dan berkelanjutan, baik melalui layanan konvensional maupun syariah, guna mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(soim)














