Palembang,Focuskini
Asisten III Pemerintah Kota Palembang Akhmad Bastari mendampingi Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah meninjau sejumlah kawasan strategis dan hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Palembang, Rabu (11/2/2026).
Peninjauan diawali ke kawasan Jakabaring berbasis Transit Oriented Development (TOD), tepatnya di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jakabaring.
“Kunjungan ini bertujuan melihat langsung kondisi hunian vertikal serta memastikan optimalisasi kawasan terpadu yang terintegrasi dengan akses transportasi dan fasilitas publik,” kata Fahri Hamzah.
Selanjutnya, rombongan meninjau Perumahan Komunitas MBR Non Formal Griya Sumsel Sejahtera.
Lokasi ini menjadi salah satu contoh pengembangan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di sektor nonformal, sekaligus upaya pemerintah dalam menyediakan rumah layak dan terjangkau.
Wamen PKP Fahri juga mengunjungi kawasan bantaran Sungai Musi, tepatnya di wilayah 3-4 Ulu.
Peninjauan ini difokuskan pada penataan kawasan permukiman tepian sungai guna meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi kawasan kumuh, serta mendukung revitalisasi kawasan sungai sebagai wajah kota.
Kunjungan lapangan turut dilanjutkan ke Rusun 23/24 Ilir untuk melihat kondisi hunian vertikal di pusat kota. Evaluasi dilakukan guna memastikan pengelolaan, kelayakan bangunan, serta kenyamanan penghuni tetap terjaga.
Asisten III Pemkot Palembang, Akhmad Bastari, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palembang siap mendukung program Kementerian PKP dalam penyediaan hunian layak, penataan kawasan, serta peningkatan kualitas permukiman, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Melalui peninjauan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan perumahan yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan di Kota Palembang,” pungkas Bastari.(yansah)














