Palembang,Focuskini
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung perkembangan proyek pembangunan Jembatan Musi V di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Kamis (16/7/2026).
Peninjauan infrastruktur yang menjadi bagian krusial dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Palembang-Betung ini dilakukan setelah Wapres menyelesaikan agenda pengecekan pelayanan BPJS di RSUD Siti Fatimah.
Tiba di lokasi sekitar pukul 08.35 WIB, Wapres Gibran didampingi jajaran pejabat daerah, mulai dari Gubernur Sumsel Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho, hingga Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis.
Di area proyek, Wapres langsung membuka ruang diskusi dengan jajaran PT Hutama Karya selaku kontraktor utama guna mengevaluasi realisasi konstruksi fisik serta kendala pembebasan lahan yang masih tersisa.
Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol PT Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji menjelaskan respons positif yang diberikan oleh orang nomor dua di Indonesia tersebut setelah melihat kondisi terkini di lapangan.
“Beliau cukup puas dengan progres yang ada saat ini. Terakhir beliau ke sini pada September tahun lalu, dan sekarang kembali lagi pada Juli 2026. Saat kunjungan sebelumnya ruas ini belum tersambung, sedangkan sekarang sudah tersambung. Hal itu cukup diapresiasi oleh beliau,” ujar Dwi Aryono usai kunjungan kerja Wakil Presiden RI.
Meskipun struktur utama jembatan sudah terhubung, ia menguraikan permasalahan pembebasan lahan yang masih mengganjal penyelesaian akhir proyek pada titik simpang susun.
“Sudah kami sampaikan bahwa di IC Pangkalan Balai masih menyisakan proses pembebasan lahan. Mudah-mudahan setelah pembebasan lahan tersebut selesai, ruas dari Keramasan sampai Betung bisa difungsionalkan pada tahun ini,” terangnya.
Sebagai langkah tindak lanjut dari kunjungan kerja ini, pihak manajemen berkomitmen untuk mengejar target operasional intermezo demi mendukung kelancaran arus transportasi publik pada akhir tahun.
“Mulai Nataru, ruas dari Keramasan sampai Betung akan difungsionalkan. Kalau sudah dapat difungsionalkan saat Nataru, tentu saat Lebaran juga akan dibuka,” tutupnya. (Tia)













