Palembang,Focuskini
Universitas Sriwijaya (Unsri) memastikan tetap mengikuti skema Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 sesuai kebijakan nasional. Meski demikian, hingga kini besaran kuota mahasiswa baru masih dalam tahap pembahasan internal dan belum ditetapkan secara resmi.
Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., mengatakan penentuan kuota penerimaan mahasiswa baru 2026 masih menunggu hasil rapat pimpinan universitas bersama fakultas-fakultas.
“Saat ini kami masih melakukan rapat untuk menghitung kebutuhan mahasiswa baru di setiap fakultas. Namun secara umum, kuotanya diperkirakan tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, Unsri tetap mengikuti mekanisme penerimaan mahasiswa baru secara nasional melalui tiga jalur, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri.
“Skemanya tetap sama. Ada tiga jalur penerimaan, yaitu jalur prestasi, jalur tes, dan jalur mandiri,” katanya.
Terkait pengembangan program studi, Taufiq Marwa menjelaskan bahwa saat ini Unsri mengusulkan pembukaan program khusus di jenjang pascasarjana, terutama untuk program Spesialis 1 dan Spesialis 2. Sementara itu, untuk jenjang sarjana (S1) belum ada usulan program studi baru.
“Yang diusulkan saat ini lebih banyak untuk S2 dan S3, khususnya program spesialis. Untuk S1, belum ada usulan,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Rektor Unsri Prof. Dr. Ir. H. Rujito Agus Suwignyo, M.Agr., menjelaskan bahwa berdasarkan kesepakatan panitia pusat, jalur SNBP 2026 akan menggunakan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai salah satu dasar penilaian.
“Untuk SNBP 2026, seleksi akan menggunakan hasil TKA. Namun, prosedur dan tata cara pelaksanaannya masih menunggu keputusan resmi dari Panitia Pusat SNPMB,” katanya.
Ia menambahkan, hingga saat ini kuota mahasiswa baru Unsri tahun 2026 belum diputuskan karena masih menunggu rapat pimpinan universitas.
“Kuota Unsri belum ditetapkan. Kami masih menunggu pembahasan dan keputusan pimpinan terkait hal tersebut,” ujarnya.
Rujito menegaskan, secara prinsip pola seleksi mahasiswa baru Unsri tidak mengalami perubahan. Tahapan seleksi tetap dimulai dari jalur SNBP, dilanjutkan SNBT, dan terakhir Seleksi Mandiri atau Ujian Saringan Masuk (USM).
“Pola penerimaan masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, sesuai ketentuan nasional,” katanya.
Sementara itu, Panitia SNPMB telah merilis portal resmi terbaru SNPMB 2026 yang dapat diakses calon mahasiswa untuk memperoleh informasi terkini terkait seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Alamat situs resmi SNPMB terbaru adalah https://snpmb.id. Sementara itu, situs lama https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id sudah tidak digunakan dan secara otomatis akan mengarahkan pengunjung ke portal terbaru.
Adapun proses registrasi akun dan pendaftaran SNPMB nantinya dilakukan melalui laman https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id. Namun, hingga saat ini masa registrasi dan pendaftaran SNPMB 2026 belum dibuka.
“Calon peserta diimbau untuk memantau informasi resmi secara berkala melalui laman snpmb.id agar tidak ketinggalan pengumuman terkait jadwal dan ketentuan pendaftaran,” pungkasnya. (hasan)








