Palembang, Focuskini
Otoritas Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mengakomodasi 121 jadwal penerbangan tambahan (extra flight) guna mengantisipasi lonjakan pergerakan 188.129 pemudik pada periode Idulfitri 1447 Hijriah.
“Sejumlah maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Super Air Jet, dan Citilink telah mengajukan tambahan frekuensi terbang untuk rute-rute gemuk, mulai dari Jakarta, Surabaya, Batam, hingga Yogyakarta,” ungkap Executive General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab saat diwawancarai, Jumat (13/3/2026).
Penyediaan bangku tambahan ini merespons proyeksi kenaikan trafik penumpang sebesar 3,8 persen dibandingkan tahun lalu.
Secara operasional, pergerakan pesawat diprediksi mencapai 1.176 kali keberangkatan dan kedatangan, dengan estimasi puncak kepadatan arus mudik pada 18 Maret (H-2) serta arus balik pada 24 Maret (H+7).
“Tahun ini kami memproyeksikan pergerakan penumpang menembus 188.129 orang. Kami sudah memetakan skema arus keberangkatan maupun kedatangan agar seluruh operasional di terminal berjalan lancar tanpa penumpukan,” katanya.
Selain penambahan armada, kabar baik bagi pemudik adalah berlakunya kebijakan diskon tarif tiket dari Kementerian yang dijadwalkan mulai 14 hingga 29 Maret 2026.
Untuk menjamin transparansi informasi, manajemen bandara menyiagakan petugas khusus yang berkeliling di terminal guna membantu calon penumpang.
“Selain data harian yang terpasang di Posko, kami menerjunkan tim customer experience di lapangan untuk mendampingi penumpang secara langsung. Layanan informasi kini lebih proaktif dan tidak hanya terpusat di satu titik,” jelasnya.
Guna menjaga ketepatan waktu (on-time performance) di tengah potensi dinamika cuaca, pihak bandara mengoptimalkan koordinasi dengan AirNav untuk memberikan pembaruan status penerbangan secara real-time.
“Seluruh infrastruktur penerbangan kami pastikan dalam status siap (ready). Jika terjadi kendala cuaca yang memaksa adanya penundaan, AirNav akan menginformasikannya secara responsif demi kenyamanan dan keamanan pengguna jasa,” pungkasnya. (Tia)














