Palembang,Focuskini
Seorang pria DR (48) berhasil diselamatkan warga setelah melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat dari atas Jembatan Ampera ke Sungai Musi, Palembang, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 17.20
DR yang diketahui merupakan warga Kecamatan Sako Palembang saat ini masih menjalani perawatan di RS AK Gani Palembang setelah berhasil dievakuasi oleh warga yang melintas di perairan Sungai Musi.
Kasat Polairud Polrestabes Palembang AKBP Yudha Setiawan melalui Kanit Gakkum Satpolair AKP Kamil Al Rasyid mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya seorang pria yang terjatuh dari kawasan Jembatan Ampera.
“Setelah mendapatkan informasi, anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengamankan barang-barang milik korban,” kata Kamil, Selasa (22/9/2026).
Di atas Jembatan Ampera, petugas menemukan satu unit handphone merek Redmi dan sepasang sandal berwarna hitam yang diduga milik korban.
Menurut keterangan saksi Sulaiman Kayca, saat itu dirinya sedang melintas di Jembatan Ampera. Ia kemudian melihat seorang pria berada di sekitar tepian jembatan sebelum akhirnya terjatuh ke Sungai Musi.
“Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” katanya
Petugas Satpolairud selanjutnya melakukan pencarian informasi di sekitar lokasi. Dari hasil penelusuran, diketahui korban ternyata berhasil diselamatkan oleh warga yang sedang melintas menggunakan perahu di perairan Sungai Musi.
“Korban berhasil diselamatkan warga dan kemudian mendapatkan perawatan di RS AK Gani Palembang,” jelasnya.
Setelah kondisi korban memungkinkan, polisi juga meminta keterangan Dedy di rumah sakit. Dari keterangan tersebut, korban mengaku sedang menghadapi persoalan rumah tangga yang membuat dirinya mengalami tekanan berat.
“Dari keterangan korban, persoalan yang dihadapi berkaitan dengan masalah rumah tangga,” ungkapnya.
Polisi memastikan korban dalam keadaan selamat dan masih mendapatkan perawatan.
AKP Kamil mengimbau masyarakat yang sedang menghadapi persoalan berat agar tidak menghadapinya seorang diri. Menurutnya, keluarga, orang terdekat maupun tenaga profesional dapat menjadi tempat untuk meminta bantuan ketika seseorang merasa tidak sanggup menghadapi masalah.








