Palembang,Focuskini
Pemerintah India dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyepakati penguatan kerja sama strategis yang mencakup tiga sektor utama yaitu mekanisasi pertanian, investasi komoditas, serta pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyatakan bahwa di sektor pertanian, pihaknya siap memasok teknologi traktor berbiaya rendah yang dirancang khusus untuk karakteristik lahan di Sumatera.
“Traktor kami cukup murah dan sesuai dengan kondisi di sini, kami berencana mengimpor dalam bentuk komponen untuk dirakit langsung di Indonesia guna merangsang industri manufaktur lokal,” ujar Sandeep Chakravorty, Rabu (14/1/2026).
Pada pilar kedua, India membidik perluasan investasi di sektor komoditas unggulan Sumsel seperti batu bara, minyak sawit (CPO), dan karet untuk memperkuat rantai pasok global.
Sandeep menekankan bahwa ketertarikan investasi ini didasari oleh kedekatan historis yang sangat kuat antara India dan Bumi Sriwijaya yang telah terjalin selama berabad-abad.
“Kami membahas potensi investasi di bidang batu bara, minyak sawit, hingga karet, kami ingin meningkatkan hubungan yang erat lagi karena secara sejarah kita berhubungan sejak zaman Kerajaan Sriwijaya,” jelasnya.
Kerja sama ketiga difokuskan pada peningkatan kualitas SDM melalui penawaran program beasiswa pendidikan gratis bagi para pemuda serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel.
Program pendidikan ini diharapkan dapat menciptakan tenaga ahli lokal yang mampu mengoperasikan teknologi baru serta mempercepat transformasi ekonomi daerah.
“Kami banyak berbicara tentang beasiswa gratis bagi pemuda-pemuda dan juga ASN di Sumatera Selatan,” tambah Sandeep.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyambut baik tiga tawaran kerja sama tersebut sebagai langkah nyata untuk mendorong program hilirisasi industri di wilayahnya.
Herman menegaskan bahwa keterlibatan ilmuwan India dan adopsi teknologi alat berat tersebut harus berujung pada peningkatan nilai tambah produk hasil bumi Sumsel.
“Intinya kita ingin ke depan itu ada hilirisasi juga, bukan hanya ekspor barang mentah,” tegas Herman Deru di hadapan awak media.
Pemerintah Provinsi berharap sinergi ini segera membuahkan langkah konkret, terutama dalam mendongkrak produktivitas sektor perkebunan dan pertanian rakyat.
“Kita harapkan ke depan akan ada langkah yang lebih konkret dari kerja sama ini, terutama di bidang pertanian dan perkebunan kita,” pungkasnya. (Tia)








