Komulatif Progres Pembangunan Sekolah Taruna Nusantara di Pagar Alam Capai 27 Persen

Pagaralam,Focuskini

Progres terbaru pembangunan Sekolah Taruna Nusantara (STN) di Kota Pagar Alam hijgga saat ini secara kumulatif telah mencapai 27 persen.

Sementara Untuk bangunan tertentu, progres fisik telah berada pada kisaran 80–90 persen. Fasilitas yang tengah dibangun antara lain ruang Pabung sebanyak 21 unit, ruang komunikasi bersama, Graha Putra, serta Graha Putri. Fokus utama pembangunan saat ini adalah penyelesaian Graha Putra dan Graha Putri.

Hal ini diungkapkan dalam paparan Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala Sekolah STN Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil yang diterima oleh Wakil Walikota Pagar Alam H Bertha di Rumah Dinas Wali Kota Pagar Alam, Rabu (17/12).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau progress pembangunan SMA Taruna Nusantara di Kota Pagar Alam sekaligus mempererat kerja sama antara Pemerintah Kota Pagar Alam dan pihak SMA Taruna Nusantara, khususnya di bidang pendidikan.

Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah hal strategis, di antaranya terkait akses jalan yang akan digunakan untuk mendukung distribusi dan pengangkutan perlengkapan sekolah menuju lokasi SMA Taruna Nusantara. Ketersediaan infrastruktur akses ini dinilai sangat penting guna menunjang kelancaran operasional sekolah ke depan.

Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil juga menyampaikan bahwa pada Januari 2026 pihaknya akan mulai mendatangkan berbagai perlengkapan sekolah.

“Seperti lemari, peralatan belajar-mengajar, serta sarana pendukung lainnya sebagai bagian dari persiapan operasional SMA Taruna Nusantara di Kota Pagar Alam,” paparnya

Ia juga menyampaikan harapannya agar kehadiran SMA Taruna Nusantara dapat memberikan manfaat bersama dan menjadi multiplier effect bagi pembangunan dan perekonomian Kota Pagar Alam.

Setelah melakukan pertemuan di rumah dinas Wali Kota, Rombongan langsung menuju lokasi pembangunan SMA Taruna Nusantara yang berada di Dusun Suka Cinta, Kelurahan Atung Bungsu Kecamatan Dempo Selatan.

Ditargetkan pada Januari 2026, sejumlah bangunan dapat diselesaikan dan para siswa direncanakan sudah mulai masuk dan melaksanakan kegiatan belajar di kelas.(delta)