Lagi Asik Memadu Kasih, Dua Oknum Satpol-PP Kab.OKI Digerbek Warga

OKI, Focuskini

Lagi lagi perbuatan yang berurusan dengan syahwat hebohkan masyarakat Ogan Komering Ilir (OKI), dugaan kasus asusila yang di bumbuhi dengan perselingkuhan kembali mencoreng nama baik pemerintah kabupaten (Pemkab) OKI.

Hal ini bukan kali pertama terjadi, baru baru ini warga kembali di hebohkan dengan kejadian penggerebekan yang melibatkan dua anggota satuan polisi pamong praja (Satpol-PP)

Informasi dari salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya, Kedua oknum satpol PP Kabupaten OKI ini digerbek warga dikediaman sang wanita , beralamat di kelurahan jua jua yang diduga tengah melakukan hubungan layaknya suami-istri. kemarin (01/07/2026)

Peristiwa yang menghebohkan warga lingkungan 2 kelurahan jua jua kecamatan Kayuagung itu terjadi padahari Rabu (01/07/2026). Sekandal syahwat duo oknum Satpol-PP oki ini, bermula dengan lelaki berinisial JN yang bertandang ke rumah milik kerabat KM yang diketuai warga berstatus janda.

Curiga melihat si pria berada lama di dalam rumah, warga mengambil inisiatif untuk melapor ketua rukun tetangga (RT) dan bersama warga yang lain langsung mengerbek rumah tersebut.

Dari hasil pengerebekan tersebut ,warga mendapati keduanya yang bukan suami istri tengah memadu kasih, dan terlibat cinta lokasi (cinlok) ditempat kerja yang sama.

Diketahui, pria berinisial JN, merupakan warga kecamatan selapan bekerja sebagai P3K penuh waktu dan si wanita berinisial KM warga jua jua, tercatat pegawai P3K paruh waktu dan berstatus single parent dan keduanya merupakan pegawai aktif di satuan polisi pamong praja kab oki.

Saat di interogasi oleh warga si wanita KM membenarkan dirinya dan JN yang bestatus Duda sama sama bekerja di Satpol-PP oki.

Dari informasi dilapangan di dapati bahwa JN sendiri ternyata berstatus masih beristri, bahkan diketahui istri dari oknum JN saat ini menjabat sebagai kepala sekolah aktif pada salah satu Sekolah di kecamatan selapan.

Saat di konfirmasi soal kebenaran berita tersebut, Hilwen, SH., M.Si Kasat pol PP melalui Kabid Tibum Yasir , membenarkan keduanya memang pegawai aktif di satuan polisi pamong praja OKI, dan membenarkan status JN yang masih memiliki istri sah. Namun soal kejadian yang melibatkan dua anggotanya JN dan KM ini dirinya baru mengetahui.

“Saya baru saja tahu kejadian ini dari rekan media dan belum bisa memberikan klarifikasi dalam hal ini “, ucap Yasir.

Dirinya juga menambahkan , pihaknya akan segera memanggil keduanya untuk memastikan kebenaran agar jangan terjadi fitnah yang berkembang di masyarakat luas.

Sedangkan pada hari Jumat (03/07/2026) si pria inisial JN mengajak bertemu dengan kontributor kami dan terjadilah pertemuan tersebut dirumah narasumber , singkat cerita si JN dan rekannya mengatakan berita ini hanya isu juga meminta agar berita ini tidak ditayangkan sembari meninggalkan nominal uang Rp.200.000 ,00 kepada wartawan dan narasumber. Hal ini seolah membenarkan kejadian dan ingin membukam media dalam hal pemberitaan.

Dari rekam jejak media, para oknum di dalam institusi ini kerap kali melakukan hal tak terpuji sehingga mencoreng nama baik pemkab OKI, tercatat sudah lebih dari dua kali berita viral oleh oknum pegawai aktif yang kedapatan melakukan perbuatan berkaitan dengan syahwat, yang kerap terjadi di dalam lingkungan kerja hingga menjadi berita utama di berbagai media pemberitaan.

Hal ini tentu saja menjadi buah bibir dan tanda tanya besar di masyarakat, tentang bagaimana penegakan disiplin juga ketegasan dari inspektorat OKI agar kedepannya hal ini tidak akan terulang lagi.

Masyarakat juga berharap pemerintah dalam hal ini Bupati Muchendi bertindak tegas dan memberi arahan , karena masih rendahnya tingkat kesadaran akan nilai etika dan moral ASN dan P3K di yang bekerja di pemerintahan.

Kini masyarakat masih menunggu kebijakan dan sanksi tegas dari pemerintah kabupaten Ogan Komering Ilir yang akan di berikan bagi para pelaku. (Hendra)