Palembang, Focuskini
Warga di kawasan Jakabaring, Kota Palembang, mendadak heboh setelah ditemukannya sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengambang di aliran anak Sungai Musi, tepatnya di Jalan Gubernur H Bastari, tidak jauh dari kawasan Jakabaring Bowling Center, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang tengah melintas dan beraktivitas di sekitar lokasi. Saat itu warga melihat sesuatu yang mencurigakan mengambang di antara tumpukan eceng gondok di aliran sungai.
Awalnya warga mengira benda tersebut hanyalah sampah yang terbawa arus sungai. Namun setelah diperhatikan lebih dekat, ternyata yang terlihat adalah tubuh seorang pria yang sudah tidak bernyawa.
Sontak saja temuan tersebut membuat warga sekitar terkejut dan langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Mendapatkan laporan tersebut, anggota Polsek Seberang Ulu I Palembang bersama Tim Inafis, piket SPKT serta anggota Satreskrim Polrestabes Palembang langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jasad korban dari aliran sungai.
Kapolsek SU I Palembang, Kompol Heri, saat dikonfirmasi di lokasi membenarkan adanya penemuan mayat pria tanpa identitas tersebut.
“Benar, tadi pagi kami menerima laporan dari warga terkait adanya mayat yang mengambang di aliran anak Sungai Musi di kawasan Jakabaring ini.
Setelah mendapat laporan, anggota langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi,” ujar Kompol Heri kepada wartawan.
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui karena pada tubuh korban tidak ditemukan tanda pengenal seperti KTP ataupun identitas lainnya.
“Identitas korban belum diketahui. Saat dilakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan dokumen atau tanda pengenal apa pun pada tubuh korban,” jelasnya.
Lebih lanjut Kompol Heri mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan petugas di lokasi kejadian, sementara ini belum ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun untuk memastikan penyebab kematian korban, tentunya masih perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis,” ungkapnya.
Saat ditemukan, korban diketahui mengenakan kaos berwarna kuning. Tubuhnya terlihat mengambang di antara tumpukan enceng gondok yang berada di aliran sungai tersebut.
Proses evakuasi sempat menjadi perhatian warga sekitar yang berdatangan untuk melihat langsung kejadian tersebut. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah menggunakan perahu dan membawanya ke daratan sebelum selanjutnya dimasukkan ke mobil ambulans.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera mendatangi RSUD Bari Palembang guna memastikan identitas korban.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar dapat datang ke RSUD Bari Palembang untuk memastikan apakah korban merupakan anggota keluarganya atau bukan,” tutupnya.(Kiki)








