Palembang,Focuskini
Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan Basarnas dan Polairud Polrestabes Palembang, akhirnya satu dari dua bocah laki laki yang berstatus kakak beradik tenggelam di Sungai Musi tepatnya di Dermaga 7 Ulu Bawah Jembatan Ampera Kecamatan Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Minggu (30/8/2026), kemarin, berhasil ditemukan.
MIA (8) berhasil ditemukan petugas gabungan tak jauh dari lokasi kejadian, Senin (31/8/2026), sekitar pukul 06 30, dalam posisi tertelungkup dalam posisi mengambang.
” Benar satu dari dua bocah tenggelam, yang berstatus kakak beradik sudah berhasil ditemukan,” Ungkap Kasat Polairud Polrestabes Palembang Palembang Akbp Yudha Setiawan melalui Kanit Gakkum AKP Kamil Al Rasyid, Senin (31/8/2026).
Lanjut Kamil, setelah ditemukan korban MIA langsung dilarikan ke rumah duka terletak di Susun Blok 6 Lantai IV Kelurahan 23 Ilir Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. ” Setelah ditemukan jenazah MIA Pun dibawa ke rumah duka langsung atas permintaan orang tua korban, ” Katanya.
Ketika ditanya terkait masih adanya salah satu korban lagi yakni AO, sambung Kamil, anggota Polairud Polrestabes Palembang dan Basarnas masih dilapangan, ” Anggota masih dilapangan bersama tim Basarnas, doakan agar korban AO juga cepat ditemukan, ” ungkapnya.
Suara tangisan pun pecah, ketika jenazah korban MIA dibawa tim gabungan ke rumah duka. Seakan tak menyangka peristiswa ini menimpa MIA dan AO, ” Nak, Nak, Nak, ” ucap seorang ibu dan pria menangis haru diketahui orang tua korban
Namun, ketika awak media hendak mewawancarai, keluarga korban pun belum mau bercerita terkait peristiwa menimpa MIA dan AO, ” Nanti saja pak, masih dalam suasana duka,” kata paman korban.
Diketahui, jenazah MIA setelah disolatkan akan dikebumikan di TPU puncak Sekuning, sekitar pukul 16 00.
Seperti diberitakan sebelumnya,
kronologis kejadian ini terjadi pada pukul 11.30. Berawal kelima anak laki laki yakni MIA (8), AO (11), RH (11), AR dan LE mendatangi lokasi kejadian untuk mandian (berenang-red) di sungai.
Lalu, sesampai di lokasi 4 dari 5 bocah laki laki tersebut berenang. Diduga tak bisa berenang MIA (8), AO (11), RH (11), tenggelam karena arus sungai yang deras. Namun tidak diketahui temannya yakni AR dan LE yang saat itu sudah di darat (diatas-red).
Alhasil, peristiwa bocah tenggelam ini pun pertama kali diketahui oleh DIN (60), seorang ABK kapal yang sedang bersandar di dermaga Plaza 7 Ulu. ” Sedang sandar pak, lalu saya melihat ada seorang anak terlihat mengapung, di pinggir kapal saya, ” ucapnya.
Mengetahui peristiwa itu, DIN pun langsung menyelamatkan korban yakni RH, ” Saya langsung selamatkan pak, karena masih terlihat masih bernapas, namun tidak sadarkan diri,” ucapnya sambil mengatakan sempat dibantu pertolongan pernapasan, namun masih tidak sadar.
Alhasil korban pun langsung dilarikan ke RS AKA Gani Palembang, sesampai di AKA Gani korban dinyatakan dokter sudah meninggal dunia








