Prabumulih,Focuskini
Manajemen PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menegaskan otoritas penuh kepada seluruh kru lapangan untuk menghentikan pekerjaan jika ditemukan kondisi tidak aman guna menjamin keselamatan operasional di wilayah kerja Prabumulih.
Pesan tegas tersebut disampaikan jajaran Komisaris dan Direksi saat meninjau langsung operasional Rig PDSI#01.2 dalam agenda Safari Ramadan.
Kunjungan ini bertujuan memastikan standar keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama meski aktivitas pengeboran berlangsung di tengah ibadah puasa.
“Keselamatan adalah prioritas. Jika ada pekerjaan yang dinilai tidak aman, jangan ragu untuk menghentikannya. Itu adalah bagian dari budaya keselamatan yang harus kita jaga bersama,” ujar Komisaris Pertamina Drilling, Adhi Brahmantya dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (10/3).
Adhi juga mengingatkan para pekerja untuk disiplin menjaga kondisi fisik, karena pengeboran merupakan industri berisiko tinggi yang membutuhkan konsentrasi dan fisik prima.
“Fisik benar-benar harus dijaga, terutama saat menjalankan tugas di bulan Ramadan agar operasional tetap optimal,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menyoroti pentingnya kemampuan setiap individu dalam melakukan identifikasi potensi bahaya (hazard identification) di setiap titik rig.
Ia menekankan bahwa keselamatan kerja tidak boleh dianggap sekadar prosedur formalitas, melainkan kebutuhan mendasar bagi setiap pekerja.
“Safety bukan hanya aturan, tetapi harus menjadi kebutuhan dan budaya kerja kita semua. Kami mengapresiasi kinerja Rig PDSI#01.2 dan seluruh kru yang telah bekerja dengan baik. Pertahankan performa ini dengan tetap mengutamakan keselamatan,” kata Avep.
Melalui kunjungan ini, Pertamina Drilling berkomitmen memperkuat komunikasi dengan garda terdepan operasional demi memastikan tidak ada insiden kerja (zero accident) di seluruh wilayah operasi perusahaan.
“Pemahaman terhadap potensi risiko pekerjaan menjadi kunci untuk mencegah kecelakaan kerja dan memastikan operasional berjalan dengan aman serta efisien,” pungkasnya. (Tia)














